Breaking News:

Polisi Musnahkan Hasil Panen Wortel Ilegal dari China

Setelah digerebek dari beberapa gudang di sejumlah daerah, bibit wortel yang diimpor secara ilegal dari China, akhirnya dimusnahkan oleh polisi.

ist
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

SURYA.co.id | JAKARTA - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dittipideksus) memusnahkan 170 rol bibit wortel yang diimpor secara ilegal dari China.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Mabes Polri, Brigjen Pol Agung Setya mengungkapkan, selain bibit tersebut penyidik juga memusnahkan hasil panen wortel yang disita dari para petani.

"Hari ini kita musnahkan yang di Surabaya dan Banjarnegara. Seluruhnya yang sudah dipanen atau ditanam," ujar Agung kepada Tribunnews.com, Selasa (19/9/2017).

(Baca: Gudang Penyimpanan Wortel China di Surabaya Digrebek Mabes Polri. Ini Penyebabnya)

Menurut Agung, pemusnahan ini dilakukan karena bibit ilegal yang digunakan oleh petani tersebut tidak terverifikasi oleh Kementerian Pertanian sesuai yang diatur dalam UU Holtikultura.

"Itu UU Holtikultura mengatur itu. Sehingga biji atau bibit yang terverifikasi aman atau tidak. Kalau tidak itu pelanggaran," tambah Agung.

Mengenai kerugian yang diterima oleh para petani, Agung mengatakan bahwa hal tersebut harusnya dipertanggungjawabkan oleh para tersangka yang menyebarkan.

Pada prinsipnya, bibit tersebut didapatkan secara gratis sehingga tidak akan terjadi kerugian dari pihak petani. Namun tersangka harus memberikan ganti rugi untuk petani.

"Petani kan dikasih gratis, saya minta mereka (tersangka) menepati kontraknya. Karena kalau petani sudah keluar dan jadi pembeli, biaya yang dikeluarkan oleh petani jadi tanggung jawab dia," jelas Agung.

Halaman
12
Editor: Eben Haezer Panca
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved