Lapor Cak

TKI Enggan Lapor Diri Saat Pulang ke Tanah Air, Begini Respon Kadisnaker Jatim

Kepala Disnakertrans Jatim, Setiadjit, menyayangkan rendahnya kesadaran para TKI untuk lapor diri saat kepulangan mereka melalui Bandara Juanda.

TKI Enggan Lapor Diri Saat Pulang ke Tanah Air, Begini Respon Kadisnaker Jatim
surabaya.tribunnews.com/nuraini faiq
Dua TKI melaporkan kepulangannya di UPT P3TKI di Bandara Juanda, Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kepala Disnakertrans Jatim, Setiadjit, menyayangkan rendahnya kesadaran para TKI untuk lapor diri saat kepulangan mereka melalui Bandara Juanda.

Dalam catatan Disnakertrans, sehari ada sekitar 20 yang mau datang ke UPT P3TKI. "Namun mereka baru sadar diri mau ke UPT kalau ada masalah," terang Setiadjit.

Biasanya yang mau datang itu adalah mereka para TKI yang habis masa kontrak mereka.

Jika mereka pulang karena cuti dan membawa uang banyak cenderung enggan menuju UPT layanan TKI tersebut.

Meski sedikit yang mampir ke UPT tersebut, namun layanan kepada TKI itu akan terus dibuka. Setiap hari selalu ada petugas yang mencatat kepulangan mereka melalui Bandara Juanda.

Hingga saat ini ada lebih dari 188 TKI yang dipulangkan paksa. Mereka tidak memiliki dokumen lengkap saat bekerja ke negeri orang.

Selain itu, menurut Setiadjit masih banyak lagi TKI ilegal yang selalu dipulangkan. Ada yang menangkapkan diri karena tak punya pekerjaan dan ditelantarkan.

Biasanya mereka bekerja di perkebunan, tukang, dan mereka buruh dari indonesia. Menampung TKI ilegal karena tak memiliki standar keahlian dan dilengkapi dokumen.

"Saat ini ada puluhan ribu masa kerja TKI di Arab Saudi habis. Ini dilihat dari data visa kerja mereka. Kami tahu ilegal atau tidak juga dari UPT di Juanda," kata Setiadjit.

Baca: Sepinya UPT Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI di Bandara Juanda

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved