Road to Election

Satukan Sikap, Seluruh Pimpinan Wilayah GP Ansor Gelar Konferensi dan Konsolidasi

Seluruh pimpinan daerah GP Ansor se-Indonesia berkumpul di Sidoarjo dan menggelar Konferensi Besar XXII dan Konsolidasi Nasional, Sabtu (16/8/2017)

Satukan Sikap, Seluruh Pimpinan Wilayah GP Ansor Gelar Konferensi dan Konsolidasi
SURYA Online/ Irwan Syairwan
Gus Ipul saat menghadiri Konferensi Besar XXII dan Konsolidasi Nasional GP Ansor di Hotel Utami, Sidoarjo, Sabtu (16/9/2017). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Seluruh pimpinan daerah GP Ansor se-Indonesia berkumpul di Sidoarjo dan menggelar Konferensi Besar XXII dan Konsolidasi Nasional, Sabtu (16/8/2017). Organisasi underbone Nahdlatul Ulama (NU) ini berkumpul untuk menyatukan sikap terhadap berbagai isu dan permasalahan yang berpotensi merongrong keamanan NKRI.

Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas, mengatakan saat ini marak informasi hoax, menyesatkan, fitnah, yang menebar kebencian dan permusuhan.

"Konferensi dan konsolidasi ini untuk menyatukan sikap kader GP Ansor," kata Yaqut.

Keponakan ulama Mustofa Bisri (Gus Mus) ini meminta para kadernya untuk tidak terprovokasi atau bahkan turut ambil bagian dari persebaran informasi hoax tersebut.

Isu hoax yang saat ini marak adalah kasus Rohingya yang dibentuk seolah-olah menjadi permasalahan agama. Padahal, lanjutnya, isu Rohingya adalah permasalahan geopolitik perebutan sumber daya alam di Myanmar.
Menurutnya, yang menyebarkan isu Rohingya menjadi permasalahan agama merupakan oknum provokator yang ingin membuat suasana nasional menjadi kacau dan tidak kondusif.

"Ansor harus menjadi yang terdepan untuk melawan siapapun yang merongrong NKRI," tegasnya.
Wakil Gurbernur Jatim, Gus Ipul, menambahkan sikap teliti dan mengecek kebenaran suatu informasi harus dilakukan sebelum menerima atau bahkan menyebarkan kembali informasi tersebut.

Belakangan ini bahkan ada sebuah organisasi yang sengaja menyebarkan informasi hoax secara masif untuk menimbulkan keresahan.

"Saya tidak meragukan sahabat-sahabat Ansor dalam menjaga NKRI, karena memang dididik para kiai untuk selalu cinta tanah air. Ansor harus bisa melawan informasi hoax itu," tandas Gus Ipul.

Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved