3 Siswa di Surabaya Wakili Yamaha Safety Riding Competition di Jakarta

Gelaran final Yamaha Safety Riding Competition telah tuntas dilaksanakan di SMAN 17 Surabaya

SURYA Online/Sulvi Sofiana
Siswa SMA Dharma Wanita Surabaya saat menunjukkan tropi Yamaha Safety Riding Competition kategori sekolah terbaik yang mereka dapatkan di SMAN 17, Sabtu (16/9/2017) 

SURYA.co.id | SURABAYA – Gelaran final Yamaha Safety Riding Competition telah tuntas dilaksanakan di SMAN 17 Surabaya, Sabtu (16/7/2017). Tiga siswa terpilih dengan skor tertinggi di akan dikirim untuk kompetisi nasional pada Oktober mendatang.

Danny Pradana (17),siswa kelas XII SMA Dharma Wanita menjadi peraih skor tertinggi untuk kategori bridge balance. Putra pertama pasangan Agung Handoyo (40) dan Sri Hartatik (40) ini sama sekali tak menduga kemampuannya dalam menjaga keseimbangan saat berkendara membuatnya menang.

“Awalnya coba-coba kemudian lolos 10 besar. Kemudian ke sini, nggak latihan juga.Nggak nyangka dapat nilai tertinggi karena yang lain juga bisa lama menyelesaikan tantangan yang ini,” ungkapnya.

Danny unggul dalam kategori ini karena berhasil menyelesaikan dengan kecepatan paling rendah dan paling lama. Ia mengaku tidak ada trik khusus yang digunakan, a hanya menjaga kestabilan dan keseimbangannya dengan memainkan rem dan gas.

Pada babak final ini, pemenang dipilih dari nilai terbaik di setiap jenis tantangan yang dilewati. Pada final, selain tantangan Bridge Balance dan Chidori terdapat rintangan heter. Yaitu berupa rintangan melewati garis berbelok membentuk angka 8.

Selain Danny, juga terdapat Deddy Sepnan dari SMKN 6 dan Erdin Handika dari SMAN 20 yang melanjtkan kompetisi di Jakarta.

Grevilia widiyanti Satria Pamungkas, siswi SMA Dharma Wanita mengungkapkan ia dan 9 temannya dari sekolah yang sama dianggap satu tim. Kemudian mereka membagi 10 anak dalam tim untuk melewati 3 jenis rintangan tersebut.

“Sekolah lain unruk cewek ditaruh di Bridge Balance, tapi sekolah kami ceweknya malah di tantangan heter. Tetapi kami semua berhasil dan jadi salah satu sekolah terbaik,” ungkapnya.

SMA Dharma Wanita memang menjadi pemenang sekolah terbaik bersama SMKN 6 dan SMAN 20. Selainmendapatkan tropi, juara terbaik kategori sekolah ini juga mendapat uang tunai. “Uangnya kami bagi ber-10, buat syukuran. Pialanya buat sekolah,” ujarnya.

Andes Irianto,Perwakilan Yamaha Surabaya mengungkapkan antusias peserta Yamaha Safety Riding Competition ini terlihat sejak babak penyisihan. Setidaknya dari 10 sekolah yang di datangi, selalu ada 70 siswa yang ikut berkontribusi. Bahkan gelaran final yang diadakan di SMAN 17 juga dihadiri seluruh peserta dengan nilai terbaik di sekolah masng-masig.

“Diambil 3 siswa terbaik di masing-masing rintangan. Diajak mewakili Surabaya untuk diadu dengan 7 kota lain,”ungkapnya.

Kompetisi nasional yanga akna dilaksanakan di sirkuit itu akan memberangkatkan 3 siswa asal Surabaya tersebut. Bahakan akomodasi seluruhnya di tanggung Yamaha.

“Peserta di Surabaya ini sejak penyisihan lapangannya sudh bagus dibanding di daerah lain. Jadi seharusnya mereka sudah siap karena arena lomba di Jakarta tidak jauh beda dengan di Surabaya,” tegasnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved