Bantuan Seragam untuk Siswa Mitra Warga Surabaya Bakal Dicairkan Tunai

Bantuan seragam untuk siswa mitra warga, baik dari jenjang SD maupun SMP swasta di Surabaya bakal disalurkan dalam bentuk tunai. Ini alasannya...

vemale.com
ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Penyaluran bantuan seragam untuk siswa mitra warga, baik dari  jenjang SD maupun SMP di Surabaya bakal disalurkan dalam bentuk tunai.

Dana bantuan untuk pembelian seragam sekolah swasta itu akan disalurkan dalam bentuk uang tunai yang dicarikan melalui transfer ke siswa penerima.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Ikhsan, Jumat (15/9/2017).

Ia menyebutkan anggaran pengadaan seragam senilai Rp 13,3 miliar itu akan langsung diserahkan ke penerima dalam bentuk uang tunai.

"Dana itu akan kita serahkan langsung ke penerima. Sistemnya kita pakai transfer secara langsung," ucap Ikhsan.

Sistem ini dikatakan Ikhsan sedikit berbeda dengan sistem penyaluran bantuan seragam untuk siswa mitra warga di sekolah negeri. Sebelumnya bantuan seragam disalurkan dalam bentuk lelang pengadaan seragam. Bukan dengan pemberian uang tunai.

Namun sebagai pengawasan dan mengantisipasi agar uang tersebut digunakan secara tepat, Dispendik bakal melakukan pakta integritas dengan penerima bantuan sosial dan juga dengan sekolah.

"Karena sistemnya adalah bansos, maka nanti kita ada tanda tangan pakta integritas, agar penerima menggunakan dana bantuan ini secara tepat," kata Ikhsan.

Lebih lanjut, menurutnya, sistem penyaluran seragam dalam bentuk transfer uang tunai ini juga atas masukan beberapa pihak. Terutama karena seragam siswa di sekolah swasta biasanya juga berbeda beda sehingga rumit jika pengadaanya dilakukan oleh Pemkot.

Selain itu ia menegaskan bahwa Dispendik sudah melakukan verifikasi untuk 17.000 penerima bantuan seragam dari sekolah SD dan SMP swasta penerima program mitra warga. Sehingga ia memastikan yang menerima bantuan sosial ini adalah yang benar-benar siswa tidak mampu.

"Jadi sudah ada verifikasi maka kita menjamin tidak ada salah sasaran. Dan kita sudah data alamatnya masing-masing penerima dimana dan kondisi keluarganya," kata Ikhsan.

Sementara itu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyebutkan bantuan seragam itu ditujukan untuk membantu siswa siswi dari keluarga tidak mampu yang masuk SD dan SMP lewat jalur mitra warga.

"Ini pertama kalinya kita bantu seragam. Ya nggak apa-apa agar orang tuanya nggak perlu mikir lagi untuk beli seragam," kata Risma.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved