Berita Surabaya

Agar Aksinya Lancar, Pembobol Gerai HP di Bungurasih Lakukan Tindakan seperti ini

Pelaku pencurian ini cukup lihai karena sama sekali tidak terekam kamera pengaman yang dipasang Slamet Cahyo, pemilik gerai.

Agar Aksinya Lancar, Pembobol Gerai HP di Bungurasih Lakukan Tindakan seperti ini
surya/irwan syairwan
Polisi melakukan olah TKP di konter HP milik Slamet di Bungurasih. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Gerai handphone di Bungurasih, Jumat (15/9/2017) dini hari, dibobol pencuri.

Pelaku pencurian ini cukup lihai karena sama sekali tidak terekam kamera pengaman yang dipasang Slamet Cahyo, pemilik gerai.

Kanitreskrim Polsek Waru, Iptu Untoro, mengatakan berdasarkan keterangan pemilik kamera pengamannya mati di posisi pukul 02.00 WIB berdasarkan rekaman terakhir.

"Pelaku merusak kamera tersebut, dengan cara memotong kabelnya. Fakta ini kami temukan saat olah TKP," kata Untoro.

Tak hanya itu, pelaku tidak membawa bungkus atau boks handphone yang dicurinya, melainkan hanya membawa unit handphone-nya.

Untoro menilai modus pelaku ini untuk memudahkan aksinya membawa barang curian tersebut, meski dengan risiko harga jualnya akan turun.

"Kami duga agar tidak makan tempat dan mudah dibawa," sambungnya.

Untoro menuturkan kejadian berawal ketika si pemilik akan membuka usaha gerainya yang bernama Rejo Cell.

Tepat pukul 10.00 WIB, Slamet yang juga warga Taman ini curiga ketika mendapati banyak boks handphone berserakan di dalam gerainya.

Padahal, lanjut Untoro, Slamet merasa tidak membongkar-bongkar hape ketika terakhir membuka tokonya tersebut.

Kecurigaan Slamet terbukti ketika mengetahui boks-boks tersebut dalam keadaan kosong.
Bahkan, plafon kamar mandi gerainya berlubang, yang sekaligus indikasi masuknya pencuri tersebut.

Untoro menyatakan pihaknya telah memeriksa pemilik dan beberapa saksi di sekitar gerai.
Dia menduga pelaku pencurian tersebut merupakan orang yang sudah tahu seluk-beluk gerai Slamet.

"Kerugian korban sebanyak 40 unit handphone berbagai merrk yang hilang dan sejumlah uang tunai. Korban mengaku rugi sekitar Rp 30 juta," ujar Untoro yang lanjut mengatakan akan menuntaskan kasus tersebut.

Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved