Rabu, 13 Mei 2026

Berita Kampus Surabaya

ITEC Permudah Kerjasama Antar Institusi- Rektor UKWMS: 75 Dosen Dapat Beasiswa S2 dan S3 di Taiwan

"Kami jadi lebih mudah kalau mau mencari kerjasama dengan kampus di Taiwan,” ungkap Kuncoro Foe.

Tayang:
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Parmin
surya/habibur rohman
TAIWAN CENTER - Rektor Universitas Airlangga M. Nasih meresmikan Indonesia-Taiwan Education Center (ITEC) Surabaya di Kampus C Unair, Selasa (12/9/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA – Keberadaan ITEC di Kota Surabaya memberikan angin segar bagi perguruan tinggi yang selama ini giat menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi di Taiwan.

Rektor Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS), Kuncoro Foe mengungkapkan selama ini pihaknya harus mencari sendiri universitas yang bisa diajak kerja sama di Taiwan.
Tentunya hal ini membutuhkan pendekatan dan analisa yang cukup mendalam.

“Ada pusat informasi di Taiwan di Jogjakarta juga, tapi kalau khusus pendidikan ya di ITEC ini. Kami jadi lebih mudah kalau mau mencari kerjasama dengan kampus di Taiwan,” ungkapnya.

Menurutnya, daya tarik Taiwan sebagai tempat kerjasama perguruan tinggi memang cukup besar.

Hal ini karena banyak beasiswa yang ditawarkan Taiwan untuk studi maupun riset bersama.

Bahkan sejak 2006, sudah ada 75 dosen dan alumnus yang mendapat beasiswa studi S2 dan S3 di Taiwan.

“Itu belum yang program pertukaran pelajar atau join research. Banyak alumnus taiwan yang berasal dari Indonesia sejak 1965,” ungkapnya.

Dengan keberadaan ITEC, ia optmistis bisa lebih banyak menjalin kerjasama dengan universitas di Taiwan.

Sebab ia bisa lebih spesifik meentukan jenis kerjasama dengan banyaknya informasi pilihan universitas di Taiwan.

“Beberapa bidang tertentu di Taiwan memang maju, mulai dari enginering, kedokteran, dan manajemen cukup maju. Kalau ditarik mundur banyak alumni sejak 1965 lulusan di sana,” pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved