Senin, 11 Mei 2026

Berita Surabaya

Ratusan Anak TK di Surabaya Ikuti Lomba Permainan Tradisional

Dalam Sanmar Challenge ini, terdapat banyak lomba yang bisa dilakukan beregu, berkeluarga maupun perseorangan. Tetapi 4 permainan tradisional wajib...

Tayang:
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Cak Sur
Ratusan Anak TK di Surabaya Ikuti Lomba Permainan Tradisional - permainan-tradisional_20170909_181024.jpg
SURYA Online/Ahmad Zaimul Haq
TRADISIONAL - Sejumlah anak taman kanak-kanak (TK) bermain engkle dalam rangkaian Sanmar chalenge di SD Santa Maria, Sabtu (9/9/2017). Dalam kegiatan itu, terdapat banyak lomba permainan tradisional diantaranya engkle, bowling jawa, gobak sodor dan gasing untuk mengenalkan permainan tradisional.
Ratusan Anak TK di Surabaya Ikuti Lomba Permainan Tradisional - permainan-tradisional_20170909_181112.jpg
SURYA Online/Ahmad Zaimul Haq
TRADISIONAL - Sejumlah anak taman kanak-kanak (TK) bermain engkle dalam rangkaian Sanmar chalenge di SD Santa Maria, Sabtu (9/9/2017). Dalam kegiatan itu, terdapat banyak lomba permainan tradisional diantaranya engkle, bowling jawa, gobak sodor dan gasing untuk mengenalkan permainan tradisional.
Ratusan Anak TK di Surabaya Ikuti Lomba Permainan Tradisional - permainan-tradisional_20170909_181309.jpg
SURYA Online/Ahmad Zaimul Haq
TRADISIONAL - Sejumlah anak taman kanak-kanak (TK) bermain engkle dalam rangkaian Sanmar chalenge di SD Santa Maria, Sabtu (9/9/2017). Dalam kegiatan itu, terdapat banyak lomba permainan tradisional diantaranya engkle, bowling jawa, gobak sodor dan gasing untuk mengenalkan permainan tradisional.

SURYA.co.id | SURABAYA – Ratusan anak-anak usai taman kanak-kanak memadati halaman SD Santa Maria. Didampigi guru dan orangtuanya mereka terllihat bermain-main dengan balok warna warni dan melompati petak-petak di lantai. Beberapa diantara mereka terlihat memainkan gasing berhadapan dengan anak lainnya.

Tri Fena Ayu (29), salah satu orang tua siswa TK Kristen Imanuel YBPK mengungkapkan sengaja mengajak anaknya mengikuti lomba permainan tradisional ini. Lomba dalam rangkaian Sanmar chalenge ini menjadi pengalaman pertama anaknya ikut lomba.

“Anaknya malu-malu, sering main lempar bola kayak bowling begitu. Tapi kalau main gasing ini baru pertamma kalinya,” ungkapnya ketika ditemui SURYA.co.id, Sabtu (9/9/2017).

Dikatakannya, permainan tradisional cukup jarang diajarkan pada anaknya. Apalagi dirinya tidak begitu paham beberapa permainan tradisional. Sheingga ia sangat terbantu dengan adaya lomba ini untuk mengenalkan budaya tradisional lagi pada anaknya.

Dalam Sanmar Challenge ini, terdapat banyak lomba yang bisa dilakukan beregu, berkeluarga maupun perseorangan. Tetapi 4 permainan tradisional wajib dimainkan anak-anak sesuai dengan tujuan diadakan kegiatan ini untuk mengenalkan permainan tradisional.

Permainan tradisional yang disediakan diantaranya engkle, bowling jawa, gobak sodor dan gasing. Terdapat banyak spot untuk bermain 4 jenis permainan ini. Setiap permainan juga terdapat petugas yang berjaga untuk membantu mengajarkan cara bermain. Uniknya, petugasnya bukan hanya orang dewasa, beberapa diantara mereka justru siswa SD Sanmar.

Seperti Hans Angelo, siswa kelas 5C yang menjadi petugas jaga bowling jawa. Ia bertugas menyusun balok warna warni yang sudah terkena lemparan bola peserta lomba.

“Seru sih, biasanya Cuma ekskul di sekolah sekarang ngajari anak kecil,” ungkap hans.

Utami Mulyasari, panitia acara mengungkapkan dolanan tradisional menjadi ekskul di SD Santa Maria, karena banyak yang beminat. Makanya panitia yang merupakan gabungan pihak sekolah dan orang tua mengadakan lomba dengan tujuan mengajak penularan ke sekolah lain.

“Kami awali dengan gerakan ini mengangkat lagi permainan tradisional ke anak-anak, soalnya anak sekarang kan sudah mulai jarang mainan-mainan tradisional,” ujarnya.

Peminat lomba ini terus meningkat saat dilaksanakan. Bahkan target awal 400 peserta melonjak hingga 600 peserta. Komitmen panitia untuk tidak menolak peserta lomba yang bisa mendaftar secara gratis ini juga membuat panitia menerima hingga 50 pendaftar on the spot.

“Awalnya Surabaya saja, tetapi amimonya bagus sampai 600 siswa TK. Karena belum ada lomba seperti ini, makanya mereka lebih tertarik,” ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved