Breaking News:

Berita Surabaya

Mulai Diaspal, Pedagang Karang Menjangan Surabaya Belum Dapat Tempat Relokasi

Selama ini ruas Jalan Karangmenjangan digunakan untuk pasar tumpah oleh warga.

surya/fatimatuz zahroh
Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya mengaspal Jalan Karang Menjangan, Jumat (8/9/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Usai menertibkan sebanyak 167 perdagang pasar basah di Jalan Karang Menjangan sisi barat awal pekan ini, Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya melakukan pengaspalan jalan, Jumat (7/9/2017).

Proses pengaspalan jalan sepanjang satu kilometer tersebut dilakukan untuk mengaktifkan kembali fungsi badan jalan Karangmenjangan yang selama ini lumpuh akibat digunakan kegiatan pasar basah di pagi hari dan malam hari.

Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya Erna Purnawati mengatakan proses pengaspalan ini dilakukan untuk menambah kapasitas jalan.

"Hari ini langsung kita aspal. Kita mulai hari ini supaya cepat tapi nanti penyelesaiannya dilakukan bertahap, karena juga tidak pakai rekanan melainkan oleh tim kita sendiri," ucap Erna.

Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya mengaspal Jalan Karang Menjangan, Jumat (8/9/2017).
Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya mengaspal Jalan Karang Menjangan, Jumat (8/9/2017). (surya/fatimatuz zahroh)

Menurutnya selama ini ruas Jalan Karangmenjangan digunakan untuk pasar tumpah oleh warga.

Pagi biasanya digunakan untuk pasar basah. Sedangkan malam digunakan untuk sentra PKL jualanan aneka makanan.

Sehingga fungsi jalan tidak maksimal dan tidak bisa dilalui. Selain itu kondisi jalan di sana juga rusak tidak terpakai lantaran tidak bisa dilalui oleh kendaraan.

"Makanya setelah kita lakukan sosialisasi ke pedagang, kelurahan dan kecamatan akhirnya mereka mau ditertibkan dan jalan langsung kita garap," ucapnya.

Selain itu median jalan di ruas Karang Menjangan yang digunakan untuk batas pasar juga sudah dibongkar. Sehingga kapasitas jalan di sana juga lebih lebar.

Sementara itu, proses penertiban pedagang pasar tumpah di Karang Menjangan ini masih menyisakan persoalan. Terutama terkait relokasi pedagang.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved