Jumat, 17 April 2026

Berita Mojokerto

Kaget Ada Truk, Sopir Panther Tabrak Satu Keluarga Hingga Tewas di Mojokerto

Kondisi jalan yang sempit dan gelap, membuat sopir Panther kaget, terlebih truk itu terlalu mengambil jalur ke tengah.

Penulis: Rorry Nurwawati | Editor: Titis Jati Permata
surya/ahmad zaimul haq
Ilustrasi garis polisi 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Diduga kehilangan kendali, mobil Isuzu Panther menabrak dua pengendara motor di Jalur Alternatif Mojokerto-Lamongan tepatnya di Desa Cendoro, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Rabu (6/9/2017) malam.

Akibatnya, tiga pengendara tewas seketika di lokasi kejadian dan dua lainnya luka-luka.

Tiga korban tewas adalah Tutik Rahayu (30), Munir (47) dan Ages (10).

Sedangkan Wahyu Risky Aji (21) dan Choirul Anam (17) mengalami luka cukup parah.

Kelima korban tersebut merupakan warga Dusun Borang, Desa Sambilawang, Kecamatan Dlanggu, Kebupaten Mojokerto.

Kendaraan yang terlibat kecelakaan di Desa Cendoro, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Rabu (6/9/2017) malam
Kendaraan yang terlibat kecelakaan di Desa Cendoro, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Rabu (6/9/2017) malam (surya/istimewa)

Kecelakaan mau tersebut bermula ketika mobil Isuzu Panther W1069XG yang dikendarai Sugianto Atmaja, melaju dari arah Kemlagi-Lamongan.

Saat melintas di Jalan Raya Desa Cendoro, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, tiba-tiba dari arah berlawanan muncul truk.

Kondisi jalan yang sempit dan gelap, membuat warga Tuban itu kaget, terlebih truk yang tidak diketahui identitasnya terlalu mengambil jalur ke tengah.

Dengan cepat, Sugianto mencoba membanting setir ke arah kiri.

Diduga tak dapat mengontrol laju kendaraan, pria 35 tahun itu justru menabrak dua kendaraan yang berada tepat di belakang truk. Tabrakan pun tak bisa dihindarkan.

"Diduga, sopir kehilangan kendali saat mengetahui ada truk yang melintas. Dari olah TKP, ada bekas pengereman yang ada di jalur kanan dari arah Mojokerto," kata Kasatlantas Polresta Mojokerto AKP Edwin Nathanael, Kamis (7/9/2017).

Kendati demikian, Edwin belum bisa memberikan kepastian penyebab terjadinya kecelakaan yang menewaskan satu keluarga tersebut.

"Kami masih lakukan pemeriksaan terhadap sopir, diduga ada kelalaian pengendara mobil," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved