Jumat, 17 April 2026

Disperindag Sidoarjo Resmikan UPT Kantor Metrologi Legal

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sidoarjo akhirnya meresmikan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kantor Metrologi Legal Disperindag Sidoarjo

Penulis: Irwan Syairwan | Editor: Eben Haezer Panca
surabaya.tribunnews.com/Irwan Syairwan
Fenny dan bupati Sidoarjo, Saiful Ilah, mencoba alat tera di pendopo pemkab Sidoarjo. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sidoarjo akhirnya meresmikan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kantor Metrologi Legal (KML) Disperindag Sidoarjo.

Kepala Disperindag Sidoarjo, Fenny Apridawati, memgatakan UPT KML ini diresmikan agar masyarakat terlindungi, terutama dari oknum agen maupun pedagang biasa di pasar ketika membeli sembako seperti beras.

"Petugas UPT KML ini akan mengecek ukuran beras yang akan dijual ke masyarakst," kata Fenny di Pendopo Delta Wibawa, Selasa (5/8/2017).

Tak hanya mengecek ukuran beras, Fenny menuturkan petugas UPT juga memeriksa alat ukur dan timbangan para agen dan pedagang beras. Pemeriksaan alat ukur ini dimaksudkan agar tidak terjadi kecurangan ukuran beras yang akan dijual ke warga.

Pihaknya pun sudah mendapatkan alat tera khusus dari Kemenperindag beserta dua petugas Disperindag Sidoarjo yang telah menjalani pelatihan tera selama delapan bulan di Jakarta.

Kendati demikian, UPT KML ini masih belum memiliki kantor permanen. Fenny menyatakan pihaknya akan membangun kantor UPT KML tersebut di kawasan Lingkar Timur Sidoarjo.

"Kami punya lahan sekitar 6.000 meter persegi. Nanti kantornya di sana. Untuk sementara masih di kantor kami," ujarnya.

Fenny membeberkan pengukuran tera ini turut menyumbang PAD sekitar Rp 311 juta per tahun dari para perusahaan, maupun pedagang yang ingin alat ukurnya presisi dan terjamin. Dengan adanya alat tera baru ini, pihaknya menaikan PAD tera tersebut menjadi Rp 1,25 miliar.

"Petugas kami pun sewaktu-waktu akan sidak ke pasar untuk memeriksa timbangan pedagang. Jangan sampai timbangannya dicurangi," tegasnya.

Terpisah, Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah, berharap para pedagang untuk selalu jujur dalam menetapkan ukuran timbangannya.

"Timbangannya jangan dicurangi, sebab sekarang sudah ada petugas tera Sidoarjo," imbuh Saiful.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved