Breaking News:

Murid-murid Center Point Ballet Academy Pamerkan Kemampuan Nyanyi Sambil Menari

Menyanyi sambil menari memang tidak mudah. Tetapi itulah yang kini terus diljadikan bahan latihan murid-murid Center Point Ballet Academy.

surabaya.tribunnews.com/Habibur Rohman
Aksi para siswa Center Point Ballet Adademy pada "Graduation & Award Day 2017"yang berlangsung di Ciputra Hall Surabaya, Minggu (3/9/2017). Pementasan ini menampilkan Teater musik, Ballet China, Arabian, Klasik, Romantic ballet oleh 275 peserta yang tampil secara bergantian. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Menyanyi sambil menari memang tidak mudah. Tetapi itulah yang kini terus diljadikan bahan latihan murid-murid Center Point Ballet Academy. 

Gerakan balet sambil menyanyi itu pula yang dipamerkan di acara Graduation yang digelar di Ciputra Hall, Minggu (3/9). Malam itu, sekiitar 275 murid sekolah balet ini gabung dalam acara ‘wisuda’ tersebut.

Mereka juga memeragakan kemampuan masing-masing yang disajikan dalam 23 acara yang berlangsung selama sekitar 1,5 jam mulai pukul 19.00.

“Padahal rasanya sudah berteriak, tetapi ternyata kok masih dibilang kurang kencang ya. Benar-benar berat untuk bisa melakukan balet sambil menyanyi atau bahkan mengucapkan seruan sekali pun,” tutur Keyko di tengah jeda latihan sore harinya.

Pendapat yang sama dilontarkan Caylie, Christy, dan Celine. “Harus mengeluarkan power semaksimal mungkin supaya ucapan kita bisa terdengar lantang di ruangan luar ini,” cetus Celine.

Malam itu mereka memeragakan musical theatre bertema Arabian Night yang menggambarkan suasana pasar malam di Saudi Arabia. Ekawati Loekito, Kepala Sekolah Center Point Ballet Academy yang menyaksikan proses latihan tersebut dari depan panggung terus memompa semangat murid-muridnya.

Meski pementasan musical theatre itu hanya disajikan dalam lima menit, namun latihan yang dilakukan sudah berlangsung sejak lima hari sebelum pementasan.

“Kami latihan tiap hari setiap pulang sekolah, agar bisa diperoleh stamina yang maksimal,” ungkap wanita yang akrab disapa Eka ini.

Menurut Eka, tidak semua melakukan gerakan nyanyi dan balet bersamaan. Musical theatre yang diperagakan oleh 16 orang pebalet ini hanya difokuskan pada mereka yang punya ketertarikan pada seni olah vokal.

“Jadi dari seluruh murid kami kumpulkan yang hobi nyanyi. Ini memang perlu latihan khusus karena perlu power yang kuat untuk bisa melakukan dua hal itu bersama-sama,” beber ibu dua anak ini.

Selain musical theatre bertema Arabian Night, murid-murid Center Point Ballet Academy juga menghadirkan aksi waltz, yaitu balet klasik yang dibawakan oleh 10 orang penari. Durasi yang diperlukan untuk pertunjukan waltz ini sama seperti musical theatre, yaitu sekitar lima menit. 

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved