Road to Election
Demokrat Beri Nilai Tambah Bacagub yang Jalin Komunikasi dengan Parpol Lain
Demokrat mendorong bacagub yang mendaftar di partainya juga mengikuti mekanisme penjaringan di partai lain.
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Musahadah
SURYA.co.id I SURABAYA – Partai Demokrat memberikan kebebasan bakal calon gubernur (bacagub) yang mendaftar di partainya untuk melakukan pembicaraan dengan partai politik (parpol) lain terkait penggalangan dukungan.
Kebijakan tersebut didasari oleh jumlah kursi Demokrat di DPRD Jatim yang tak memungkinkan mengusung calon tanpa adanya koalisi antar partai.
Untuk diketahui, berdasarkan perolehan kursi di DPRD Jatim pada Pemilu 2014 silam, partai berlambang segitiga mercy ini menempati peringkat keempat perolehan kursi terbanyak dengan 13 kursi dari total 100 kursi di DPRD Jatim.
Jumlah tersebut masih kurang untuk menggenapi syarat pencalonan pasangan kandidat melalui jalur partai yang mewajibkan minimal 20 persen jumlah kursi DPRD jatim (20 kursi).
Oleh karena itulah, Demokrat mendorong bacagub yang mendaftar di partainya juga mengikuti mekanisme penjaringan di partai lain.
Menurut Sekretaris DPD Demokrat Jatim, hal tersebut menjadi salah satu poin pertimbangan partainya dalam menentukan calon yang diusung.
”Ada beberapa hal yang harus kami laporkan kepada DPP terkait dinamikan pilkada di Jatim,” ujar Renville kepada Surya, Minggu (3/9/2017).
“Yakni, melaporkan siapa saja calon yang mendaftar, visi dan misinya seperti apa, hasil surveinya seperti apa, serta partai lain melihat si calon ini seperti apa,” jelas Anggota DPRD Jatim dari Fraksi Demokrat ini.
“Mengapa kami juga mempertimbangkan pendapat partai lain? Karena ini urusannya dengan koalisi,” lanjut Renville.
Untuk itulah, pihaknya akan memberikan nilai lebih bagi figur kandidat yang mau melakukan pembicaraan dengan partai lain.
“Iya mungkin itu lebih menarik (bagi Demokrat),” kata Wakil Ketua Komisi C DPRD Jatim ini.
Berdasarkan hasil penjaringan di DPD Demokrat Jatim, lima nama mendaftar sebagai calon gubernur.
Mereka adalah Saifullah Yusuf (Gus Ipul, Wakil Gubernur Jatim), Nurhayati Ali Assegaf (Anggota DPR RI, Wakil Ketua DPP Demokrat), Nurwiyatno (Kepala Inspektorat Jatim), La Nyalla Mattalitti (Ketua Kamar Dagang dan Industri/Kadin Jatim), dan Kombes (Pol) Syafiin (Perwira polisi).
Gus Ipul, Cak Nur (Nurwiyatno), dan Gus Syaf (Syafiin) adalah beberapa contoh kandidat yang juga mendaftar di partai lain.
Gus Ipul mengikuti penjaringan di semua parpol, lalu Gus Syaf di partai Demokrat, Golkar, dan PPP, sedangkan Cak Nur di Demokrat dan Golkar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/gus-ipul-daftar-di-demokrat_20170731_213004.jpg)