Astaga, Tiga Rumah di Satu RT di Mojokerto Dibobol Pencuri Bersamaan
Tiga rumah di Perumahan Meri Regency, Mojokerto, dibobol pencuri dalam waktu bersamaan. Ironisnya, tiga rumah itu saling bertetangga di RT yang sama.
Penulis: Rorry Nurwawati | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA | MOJOKERTO - Warga Perumahan Meri Regency, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, dibuat geger dengan aksi pembobolan rumah. Tak tanggung-tanggung, tiga rumah sekaligus menjadi sasaran pelaku yang ditinggal oleh penghuninya.
Aksi pembobolan ini, pertama kali diketahui oleh Ngatimin.
Saat itu sekitar pukul 14.00 WIB, ia yang baru sampai rumah curiga dengan kunci pagar telah terbuka. Kecurigaan itupun semakin kuat saat mengetahui kondisi jendela rumah telah tercongkel.
Pria yang mengenakan kaos biru ini pun bergegas masuk ke dalam rumah untuk mengecek. Benar saja, saat ia masuk beberapa barang seperti handphone, helm telah raib. Mengetahui hal itu, ia pun mencoba mencari pertolongan.
"Saya keluar sekitar dari jam 11.00 Wib sampai jam 14.00 Wib," katanya.
Saat keluar rumah, Ngatimin bertemu dengan tetangga seberang rumahnya, Tatang Sahbudi yang saat itu baru tiba dari Ponorogo. Ia pun bercerita bahwa telah terjadi pembobolan di rumahnya.
Tatang yang mendengar kejadian itu pun langsung kaget dan bergegas mengecek kondisi rumahnya.
"Saat saya masuk lagi ke rumah, ternyata saya juga kebobolan. Pintu bagian atap sudah dicongkel," kata Tatang saat ditemui di lokasi, Minggu (3/9/2017) sore.
Pria 38 tahun ini baru menyadari bahwa sepasang cincin nikah yang ditaruh dalam lemari telah raib, tidak hanya itu ia juga harus kehilangan kamera kesayangannya.
"Saya kemudian keluar untuk mengecek kondisi rumah lainnya, ternyata rumah pak Leo juga dibobol," ujarnya.
Rumah Leo hanya selisih satu rumah dengan Tatang. Saat diperiksa oleh Tatang, pagar rumah Leo sudah dalam kondisi terbuka. Padahal, Leo sendiri sedang mudik ke Jogjakarta bersama keluarganya.
"Setelah tahu ada tiga rumah yang menjadi korban pembobolan, kami langsung lapor ke pak RT," jelasnya.
Masih kata Tatang, sebelum terjadinya pembobolan di komplek rumahnya, sekitar dua minggu yang lalu ada dua beberapa orang yang mondar mandir di lingkungan tersebut. Namun, saat ditegur orang yang dicurigai tersebut justru pergi.
"Sempat curiga, ada orang mondar mandir. Tapi waktu ditegur justru pergi. Gimana tidak curiga, rumah di sini kan hanya ada 14 unit," terangnya.
Terpisah, Kasatreskrim Polresta Mojokerto AKP Suhariono menduga pelaku pembobolan rumah adalah dua orang. Minimnya keamanan di lingkungan perumahan itu, membuat pelaku lebih leluasi untuk beraksi.
"Yang baru diketahui ada dua rumah, yang satunya masih mudik jadi belum bisa dipastikan apakah juga menjafinkorban pembobolan. Untuk pelaku, diperkirakan dua orang. Yang perlu diantisipasi adalah minimnya sistem keamanan seperti ini, warga harus lebih meningkatkan keamanan di rumahnya masing-masing," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/tiga-rumah-di-perumahan-meri-regency-mojokerto-dibobol-pencuri_20170903_214510.jpg)