UM Anugerahkan Gelar Tertinggi pada Guru Besar Dari Malaysia

Universitas Negeri Malang (UM) menganugerahkan gelar tertinggi kepada Prof Hadi Nur PhD, guru besar kimia dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM).

surabaya.tribunnews.com/neneng uswatun hasanah
Guru besar Kimia dari Universiti Teknologi Malaysia, Prof Hadi Nur PhD (kanan) dan Dekan FMIPA UM, Dr Markus Diantoro MSi (kiri), Senin (28/8/2017). 

SURYA.co.id | MALANG -  Universitas Negeri Malang (UM) menganugerahkan gelar tertinggi kepada Prof Hadi Nur PhD, guru besar kimia dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Senin (28/8/2017).

Gelar tertinggi berupa Adjunct Profesor itu diberikan pada Hadi karena kepakarannya dan prestasinya, dan bukan merupakan jabatan fungsional seperti guru besar.

"Dengan gelar ini, saya bisa bebas berbagi kepakaran, pengalaman, dan ilmu yang saya miliki untuk UM. Gelar ini juga akan menjadi jembatan untuk kerjasama UTM dengan UM yang sedang diinisiasi," jelas Hadi.

Menurutnya, langkah yang diambil UM ini masih jarang dilakukan oleh perguruan tinggi di Indonesia.

"Langkah ini positif untuk memperlancar kerjasama dua negara. Begitu pula untuk kemajuan UM karena sebagai orang Indonesia yang lama di luar negeri, saya bisa menularkan pengalaman yang saya dapat di negara orang," lanjut pria asal Padang itu.

Sebagai adjunct profesor UM, Hadi akan bisa membimbing dan mengajar mahasiswa, serta berafiliasi dengan UM untuk publikasi jurnal ilmiah.

"Pada publikasi ilmiah saya nanti, saya bukan hanya sebagai peneliti dari UTM tapi juga berafiliasi dengan UM. Jadi saya seolah sudah resmi sebagai bagian dari UM, meskipun dari luar," terang direktur Research Center UTM itu.

Lulusan ITB itu berharap dengan gelar barunya itu ia akan lebih leluasa berkontribusi di UM dan Indonesia.

"UM akan bergerak maju, dan saya bisa memberi input langkah yang harus dilakukan," tuturnya.

Dekan FMIPA UM, Dr Markus Diantoro MSi mengatakan pemilihan Prof Hadi Nur untuk mendapatkan gelar guru besar tertinggi petama UM adalah karena masukannya yang banyak berguna untuk kemajuan perubahan UM menjadi lebih baik.

"Beliau pernah memberi masukan pada jajaran petinggi dan masukannya sangat bagus. Karena beliau juga adalah salah satu yang membesarkan UTM," ungkapnya.

Pengalaman Hadi yang luas dalam hal riset dan manajerial di level nasional dan internasional, diharapkan Markus dapat diadopsi dan ditularkan pada UM.

"Nantinya setiap lembaga akan merancang strategi kemajuan UM dan Prof Hadi akan memberi masukan gagasan," tutupnya. 

Penulis: Neneng Uswatun Hasanah
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved