Breaking News:

Gudang Wortel China Digerebek- Penampakan Wortel yang Didatangkan Pengusaha Surabaya dan Warga Asing

Polisi memeriksa sejumlah petani di lereng Dieng, Banjarnegara terkait wortel China yang diduga beracun.

TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKKI
Konferensi pers kasus bibit wortel ilegal asal China oleh Kapolres Banjarnegara AKBP Nona Pricillia Ohei di Saung Banjarnegara, Senin (28/8). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

SURYA.CO.ID, BANJARNEGARA - Bareskrim Mabes Polri bersama Polres Banjarnegara masih menyelidiki kasus bibit wortel China yang ditanam di dataran tinggi Dieng.

Bibit asal China itu diduga beracun sehingga disetop sementara peredarannya hingga menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Banjarnegara AKBP Nona Pricillia Ohei mengatakan, pihaknya masih mendalami penyebaran bibit itu di wilayah Banjarnegara.

Dari hasil penyelidikan sementara, bibit wortel ilegal itu ditanam di lahan seluas 4.000 meter persegi dan 7.000 meter persegi di wilayah Batur Banjarnegara.

Pihaknya hingga saat ini telah memeriksa empat petani yang menanam wortel itu sebagai saksi atas kasus tersebut.

"Kami belum bisa menyimpulkan apakah wortel itu mengandung virus. Kami masih menunggu hasil uji lab Bareskrim sehingga diketahui kandungannya," katanya, Senin (28/8).

Bibit wortel itu dinyatakan ilegal karena tidak melalui mekanisme impor serta pengujian kualitas benih oleh Kementerian Pertanian.

Menurut Pricillia, wortel tersebut belum sempat diedarkan ke pasaran karena terlebih dahulu disita oleh Bareskrim usai penggerebekan di gudang penyimpanan wortel di Surabaya sebanyak 3,5 ton.

Sementara wortel siap panen yang masih tertanam di lahan petani tidak dilarang panen hingga hasil uji laboratorium Bareskrim keluar.

Halaman
12
Editor: Tri Mulyono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved