Juli Sampai Agustus 2017, Empat Kebakaran Hutan Terjadi di Jombang. Ini Sebabnya
Sepanjang Juli hingga Agustus 2017, terjadi empat kali kebakaran hutan di kawasan Kabupaten Jombang. Inilah penyebabnya...
Penulis: Sutono | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id | JOMBANG - Musim kemarau di Kabupaten Jombang mulai memicu kebakaran hutan.
Selama dua bulan terakhir ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sedikitnya empat kali kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Itu laporan yang masuk ke BPBD," kata Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Jombang, Gunadi, kepada Surya, Senin (28/8/2017).
Dari empat laporan kebakaran hutan yang diterima BPBD Jombang itu, menurut Gunadi, hanya dua laporan yang dilakukan tidak lanjut.
Yakni kebakaran hutan di Pesa Pengampon Kecamatan Kabuh serta di Desa Kedunglumpang, Kecamatan Mojoagung.
“Sedangkan dua kebakaran tidak ditindaklanjuti," kata Gunadi.
(Baca: VIDEO - Penyebab Kebakaran Gudang Plastik di Kapas Madya Masih Misterius)
Dua kebakaran yang tidak ditindaklanjuti masing-masing kebakaran hutan di lereng Gunung Anjasmoro dan hutan di Desa Ngusikan Kecamatan Ngusikan.
"Di Gunung Anjasmoro tidak dilakukan tindak lanjut, karena medan yang sulit serta keterbatasan anggota. Sedangkan di Desa Ngusikan, api sudah berhasil dipadamkan warga,” imbuhnya.
Gunadi menyatakan, pihaknya menerapkan status siaga bencana kebakaran hutan, dan akan terus dilakukan selama musim kemarau hingga musim hujan tiba.
"Ini mengingat kondisi cuaca yang sangat panas saat ini, yang bisa memicu segala kemungkinan, teruatama terjadinya kebakaran," terang Gunadi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/kebakaran-hutan-di-jombang-selama-juli-hingga-agustus-2017_20170828_161444.jpg)