Berita Surabaya

Tak Mau Disalahkan, ini yang Akan Dilakukan DPRD Surabaya untuk Pedagang Pasar Tanjungsari

Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya Mazlan Mansyur mengelak jika pihaknya tidak memberikan mereka kesempatan.

Tak Mau Disalahkan, ini yang Akan Dilakukan DPRD Surabaya untuk Pedagang Pasar Tanjungsari
surya/fatimatuz zahroh
Puluhan pedagang Pasar Tanjungsari melakukan unjuk rasa di gedung DPRD Kota Surabaya, Jumat (25/8/2017). 

SURYA.co.id I SURABAYA - Memanasnya polemik penutupan Pasar Tanjungsari No 47, Pasar Tanjungsari No 74 dan Pasar Dupak Rukun No 103 sempat membuat Komisi B dipersalahkan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya pedagang Pasar Tanjungsari berunjuk rasa dan nyaris menyegel ruang Komisi B sebagai wujud protes pada Jumat (25/8/2017).

Lantaran dianggap tidak mewadahi aspirasi pedagang dan tidak mengabulkan permohonan hearing.

Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya Mazlan Mansyur mengelak jika pihaknya tidak memberikan mereka kesempatan.

Politisi PKB ini mengatakan dewan sudah akan mengundang saat surat pengajuan pedagang Tanjungsari masuk ke Komisi B.

"Begitu disposisi pimpinan masuk ke Komisi B untuk hearing dari pedagang Pasar Tanjungsari, besoknya kami langsung mengundang hearing. Namun karena ada pembahasan soal banggar dan banmus soal APBD, maka hearing kami batalkan," ucapnya pada Surya, Sabtu (26/8/2017).

Menurutnya mayoritas anggota Komisi B masuk anggota banggar (badan anggaran). Dari sepuluh anggota hanya dua yang bukan anggota banggar. Sehingga tidak mungkin hearing dilakukan hanya dengan dua anggota dewan.

"Selama pembahasan APBD perubahan yang kemarin baru selesai KUAPPAS nya, kami tidak pernah ada hearing. Bukan hanya hearing Pasar Tanjungsari yang dibatalkan," ucapnya.

Hari Senin pekan depan, dikatakan Mazlan, Komisi B akan mengadakan rapat internal, membahas seluruh surat yang masuk dan mengagendakan penyusunan jadwal hearing.

Termasuk pedagang Pasar Tanjungsari dan hearing bersama warga yang tidak mendapat aliran air bersih.

Halaman
123
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved