Berita Batu

Aneh! Ketiga Pejabat Pemkot Batu Terkena Operasi Tangkap Tangan Dilepas, Alasannya?

Ketiga pejabat di Pemerintahan Kota Batu yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) dilepas oleh pihak Polres Batu

Aneh! Ketiga Pejabat Pemkot Batu Terkena Operasi Tangkap Tangan Dilepas, Alasannya?
surya/hayu yudha prabowo
Kepala Bidang Operasi Sapu Bersih Pungutan Liar ( Saber Pungli) Kemenkum Polhukam, Brigjen Pol Widianto Poesoko memberikan keterangan pada wartawan terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) pejabat Pemkot Batu di Mapolres Kota Batu, Jumat (25/8/2017) kemarin. Saber Pungli Kemenkum Polhukam menangkap tiga oknum pejabat Pemkot Batu dengan barang bukti Rp 25 juta. 

SURYA.co.id | BATU - Ketiga pejabat di Pemerintahan Kota Batu yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) dilepas oleh pihak Polres Batu. Hal tersebut dibenarkan oleh Kasatreskrim Polres Batu, AKP Daky Dzul Qornain. Ia mengatakan, kalau pihaknya mengembalikan ketiga pejabat Pemkot Batu tersebut.

"Sementara kita kembalikan, penyidik harus memenuhi beberapa keterangan dan alat bukti," kata Daky saat dikonfirmasi, Sabtu (26/8/2017) sore.

Dikembalikannya ketiga orang ini karena pihak penyidik masih membutuhkan waktu untuk menyidiki kasus terkait OTT.

"Untuk memenuhi alat bukti harus butuh waktu. Sementara waktu 1x24 jam sudah terlampaui," kata dia.

Hal ini senada juga seperti yang diungkapkan oleh Ketua Saber Pungli Kemenkopolhukam, Brigjen Pol Widiyanto Poesoko.

"Ya ini saya dapat kabar dari penyidik mereka masih kurang alat bukti untuk menetapkan tersangka," kata dia saat dihubungi.

Ia yang saat ini posisi di Jakarta, menegaskan, kalau tidak lama lagi akan ada penetapan tersangka. Widiyanto menyebut bahwa ada tiga kasus, yakni pembangunan GOR Gajah Mada, Taman Balai Kota Among Tani dan Guest House Balai Kota Among Tani.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved