Pemprov Jatim Subsidi Gaji Pokok GTT, Sisanya Andalkan Dana BOS

Pemprov Jatim memastikan bakal memberi subsidi untuk sumber pembiayaan gaji Guru Tidak Tetap (GTT) tingkat SMA dan SMK.

Pemprov Jatim Subsidi Gaji Pokok GTT, Sisanya Andalkan Dana BOS
surya/sulvi sofiana
Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Saiful Rachman. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sumber pembiayaan gaji Guru Tidak Tetap (GTT) SMA/SMK dipastikan mendapat subsidi pemerintah provinsi Jatim.

Subsidi ini merupakan subsidi untuk upah dasar, untuk sisa kekurangannya akan menggunakan pembiayaan 15 persen dana Bantuan Operasional Sekolah.

“Prinsipnya pembiayaan ini ditentukan standar per jamnya dan juga subsidi provinsi. Rencananya subsidi berupa honor dasar sebesar Rp 300.000 yang disamakan di semua wilayah di Jatim. Tetapi menunggu kepastian pergub,”ungkap Kepala Dindik Jatim, Saiful Rachman pada SURYA.co.id, Kamis (24/8/2017).

Mantan Kepala Badan Diklat Jatim ini memisalkan Surabaya dengan honor per jamnya yang diajukan Rp 137.000, guru mendapat 15 jam mengajar. Maka guru akan mendapatkan Rp 2.055.000, dari besaran gaji tersebut, sebesar Rp 300.000 akan disubsidi pemprov sedangkan sisanya didanai dari BOS.

"Kalau 15 persen dana BOS belum bisa menutupi pengeluaran gaji GTT bisa ambil dana SPP. Sekolah pastinya bisa merembug untuk memenuhi standar yang memang sudah ditetapkan di pergub,"lanjutnya.

Perhitungan gaji berdasarkan perjam tersebut berdasarkan keadilan. Jadi jika guru jumlah mengajarnya sedikit maka akan mendapat gaji sedikit. Sedangkan jika guru mengajar dengan jumlah jam tinggi maka akan mendapat gaji tinggi

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved