Jumat, 10 April 2026

Sambang Kampung

Kampung Simokerto- Ibu PKK Berharap Karang Taruna Kembali Bangkit

Warga kampung Sidoyoso Wetan ini terus mendorong anakmuda di kawasannya agar mau aktif mengikuti kegiatan kampung.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Parmin

SURYA.co.id | SURABAYA – Semangat untuk menciptakan suasana kampung yang guyub dan aktif terus dilakukan ibu PKK di RW 13 Kelurahan Simokerto, Kecamatan Simokerto.

Warga kampung Sidoyoso Wetan ini terus mendorong anakmuda di kawasannya agar mau aktif mengikuti kegiatan kampung.

Lantaran, sudah setahun terakhir karang taruna di kampung ini tidak digerakkan. Alasanya klasik, kesibukan anak muda dalam kehidupan pribadi membuat mereka kembali jarang mengurus kampung.

Ketua PKK RW 13, Kelurahan Simokerto, Kecamatan Simokerto, Mujiati Ningsih mengaku akan menghidupkan karang taruna.

Dirinya harus mencari kegatan yang bisa dikelola bersama karang taruna. Salah satunya pada saat perayaan 17 Agustusan.

Menggandeng Harian Surya, wanita yang akrab dipanggil Bu Yuli ini meminta karang taruna mengkoordinir acara bertajuk’Kampung Medeka’ tersebut.

“Saya baru juga menjabat dalam kepengurisan RW ini selama setahun, upaya menghidupkan karang taruna juga sebagai sarana agar anak-anak bisa mandiri,” ungkapnya.

Sebab, baginya karang taruna juga sebagai ajang silaturahmi dan sosialisasi anak muda yang akan menggerakkan kampung.

Gelaran jalan sehat dan pentas seni akahirnya dibuat agar karang taruna bisa bekerja sama.

“Karang taruna baru jalan kembali dalam 1 tahun, sempat ada KKN mahasiswa juga yang memberikan wadah berbagai pelatihan untuk anak muda. Kalau nggak gitu sulit sekali mereka diminta berkumpul,” ujarnya.

Kegiatan peringatan hari kemerdekaan ini berjalan dengan antusias warga dan masyarakat umum. Apalagi gelaran jalan sehat pada Minggu (20/8/2017) tersebut telah diumumkan melalui koran Surya.

Miftahul Huda (23), ketua karang taruna RW 13 menjelaskan peringatan agustusan menjadi agenda rutin kampung.

Hanya saja sempat ada kekhawatiran tahun ini tidak akan terlaksana karena karang taruna yang pasif. Tetapi gebrakan dan dorongan ibu PKK untuk menggandeng harian Surya membuat acara berlangsung lebih meriah.

“Kami jadi semakin bersemangat, jadi sementara tidak mengurus urusan pribadi untuk acara kampung. Apalagi hadiahnya banyak, pasti membuat warga kampungs enang,” urainya.

Peserta jalan sehat dikampungnya bahkan mencapai 1.000 orang. Walaupun warga kampung yang menerima kupon hanya 540 orang dari 270 KK warga di RW 13. Hal ini menurutnya sangat wajar mengingat hadiah yang ditawarkan untuk jaan sehat tingkat kampung cukup besar, yaitu satu buah lemari pendingin.

“Kegiatan ini mengawali kami untuk kembali aktif dan membuat kegiatan lagi pada November lagi,” tegasnya.

Anak karang taruna yang mulai terhimpun hingga 38 orang juga akan kembali merintis usaha. Yaitu kedai jagung bakar untuk mengelola kas dan menjalin komunikasi satu sama lain.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved