Berita Lamongan

Kemensos Baru Pertama Ini akan Bina Eks Napiter

"Ternyata beliau (Ali Fauzi, Ketua YLP) punya jaringan luas. Bahkan akan berbicara dengan pendampingan di Medan, Kalimantan dan tempat lain," ujar dia

Editor: Parmin
surya/aflahul abidin
Dari kiri): Ketua YLP Lamongan Ali Fauzi, Bupati Lamongan Fadeli, Mensos RI Khofifah Indar Parawansa bersama anak-anak mantan kombatan dan napi teroris bernyanyi lagi "Berkibarlah Benderaku" dalam pertemuan di Lamongan, Minggu (20/8/2017). 

SURYA.CO.ID | LAMONGAN - Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang (RSTS dan KPO) Kemensos RI Sonny W Manalu mengatakan, pihaknya sudah membina berbagai pihak yang berhubungan dengan terorisme selama 4 tahun.

Namun, pembinaan itu belum pernah menyentuh para mantan napi teroris (Napiter). Ia berharap, akan ada perkembangan positif setelah pertemuan dengan Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP) Lamongan, Minggu (20/8/2017).

"Ternyata beliau (Ali Fauzi, Ketua YLP) punya jaringan luas. Bahkan akan berbicara dengan pendampingan di Medan, Kalimantan dan tempat lain," ujar dia, ketika memberi sambutan.

Ia menyebut, itu sebagai kesempatan pertama bagi Kemensos untuk merealisasikan program binaan bagi eks-Napiter.

Saat ini, draf nota kesepahaman tentang rehabilitasi sosial mantan teroris dalam proses perampungan.

Nota kesepahaman itu nantinya akan ditandatangani menteri sosial bersama menteri hukum dan hak asasi manusia, kapolri, dan kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

"Minggu ini sudah kami rampingkan drafnya, mudah-mudahan penandaranganan bisa kami percepat," ujarnya. (fla/nif)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved