VIDEO - Soal Garam Bercampur Kaca, Begini Klarifikasi Dari BPOM

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memastikan angkat bicara soal beredarnya informasi tentang garam yang bercampur kaca. Ini penjelasannya..

SURYA.co.id | SURABAYA - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Surabaya memastikan bahwa kabar mengenai garam bercampur kaca dan tawas adalah kabar hoax alias sesat.

Dra Hardaningsih Apt, MHSM, Kepala Balai Besar POM di Surabaya menuturkan berita hoax ini sudah beredar di kalangan masyarakat beberapa minggu terakhir. Sehingga tak sedikit warga resah, sekaligus perusahaan produksi garam terkait merasa dirugikan.

"Kami sudah melakukan uji pada enam sampel garam yang diberitakan, awal Agustus lalu di Lamongan (karena berita ini center di Lamongan). Dan semuanya tidak seperti yang diberitakan," tuturnya, saat menghadiri acara di Polda Jatim, Jumat (18/8/2017).

(Viral Kabar Garam Mengandung Kaca, Hoax atau Beneran Sih? Ini Penjelasan BBPOM Surabaya)

Hasil uji dari enam merek garam di antaranya merek Sarcil, 2 Anak Pintar, Ibu Bijak, Kerapan Sapi, Garam Gambar Gajah, dan Garam S telah sesuai ketentuan. Artinya larut air sempurna dan hasil mutunya memenuhi syarat (kadar air, NaCL, dan kadar yodium).

"Meski ada beberapa yang kadar yodiumnya kurang. Sudah kami beritahukan untuk diperbaiki. Jadi tidak ada yang campur kaca atau tawas," tambahnya tegas.

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved