Hari Kemerdekaan Indonesia

Ngeri! Inilah Hukuman Bagi Tim Paskibra Jika Gagal Kibarkan Bendera

Menjadi bagian dari anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) menjadi impian bagi putra-putri di Indonesia.

Ngeri! Inilah Hukuman Bagi Tim Paskibra Jika Gagal Kibarkan Bendera
TRIBUN MEDAN
Anggota Paskibra menangis saat penarik bendera gagal menaikkan bendera Merah Putih sampai puncak tiang hingga lagu Indonesia Raya selesai berkumandang di Pematangsiantar tahun 2016 lalu. 

SURYA.CO.ID - Menjadi bagian dari anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) menjadi impian bagi putra-putri di Indonesia.

Paskibra adalah orang-orang terpilih yang dipercaya mengibarkan bendera merah putih.

Siapa yang tidak bangga menjadi bagian penting dalam prosesi upacara khususnya di momen HUT RI.

Namun tak sedikit cerita pilu kegagalan anggota Paskibara dalam menjalankan tugasnya.

Anda tentu masih ingat kegagalan anggota Paskibra Kota Pematang Siantar, pada HUT RI 2016 lalu.

Mereka menangis sejadi-jadinya usai gagal mengibarkan bendera merah putih pada kesempatan pertama.

Insiden ini terjadi karena ada masalah pada pengait bendera.

Dalam video itu mereka tidak dapat menahan lagi kesedihan bahkan mereka saling berpelukan satu sama lain untuk menstabilkan emosi yang mereka keluarkan agar tetap terjaga.

Tahun ini, insiden kegagalan pengibaran bendera kembali terulang di lapangan Sepakbola Kelurahan Pattan Ulusalu, Kecamatan Saluputti, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Kamis (17/8/2017).

Tali pada bendera Merah Putih yang mengikat bagian kain merah atas terlepas saat hendak dibentangkan oleh anggota Paskibra Tana Toraja.

Akibat insiden ini, bendera merah putih dapat dinaikkan setelah lagu Indonesia Raya.

Bendera merah putih selamat tak menyentuh tanah.

Pasukan pengibar bendera (Paskibra) sontak kaget, serta anggota Paskibra yang memegang bendera tetap tegap dan mengangkat bendera agar tidak memyentuh tanah.

Sebenarnya ada banyak insiden kegagalan Paskibra dalam menjalankan tugas.

Hal ini tentu banyak juga yang memaklumi sebab mereka juga manusia biasa.

Tapi tahukah Anda mengapa anggota Paskibra begitu syok ketika gagal menjalankan tugasnya?

Selain karena malu, jangan sangka mereka tak mendapat hukuman jika gagal menjalankan tugasnya.

Kabarnya ada beberapa hukuman yang menanti Paskibra yang gagal.

Hukuman itu tergantung tingkatannya dan wilayah di mana bendera tersebut dikibarkan.

Di tingkat paling rendah seperti sekolah atau kecamatan hukumannya bisa berupa push up.

Namun jika tingkat kabupaten atau provinsi bisa lebih berat lagi.

Seperti diungkapkan netizen di forum online Kaskus, di Bogor kabaranya pelatihnya bakal dikurung di penjara selama 6 hari dan pengibarnya diharuskan wajib lapor.

Namun hukuman tentu lebih berat jika hal itu menimpa Paskibra Nasional (Paskibraka) yang tugasnya mengibarkan bendera pusaka merah putih di Istana Negara.

Kabarnya hukumannya bagi pelatih adalah di tembak bius saat itu juga.

“Karena bendera pusaka adalah bendera kebangsaan negara republik indonesia yang tidak boleh di permalukan walaupun dengan anak bangsa sendiri,” tulis sumber itu.

Namun informasi ini tak pernah dikonfirmasi secara resmi ke pihak istana.

Untungnya sepanjang sejarah Paskibraka belum pernah ada yang gagal mengibarkan bendera pusaka itu.

Jalur Karier Paskibraka

Terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) atau Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) merupakan sebuah kebanggan tersendiri.

Pasalnya, tak semua orang bisa mendapatkan kesempatan ikut mengibarkan bendera pada peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Mereka yang terpilih haruslah sosok yang cerdas, kuat mental, dan disiplin.

Karena menjadi anggota Paskibra atau Paskibraka hanyalah orang pilihan, maka penghargaan diberikan pun tak main-main.

Jika bertugas di Istana, para purna Paskibraka pun tak sedikit yang ditawari untuk meniti karier di dunia militer.

Ada kemudahan bagi anggota Paskibraka yang tertarik masuk Akpol atau Akmil karena mereka putra dan putri terbaik dari daerah asal masing-masing.

Itu soal jangka panjang.

Nah, ada penghargaan yang bisa langsung dinikmati, yakni bonusnya berupa liburan hingga ke luar negeri.

Editor: Tri Mulyono
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved