Gandeng Perusahaan Publik Jepang, Trias Sentosa Invetasi Rp 1,1 Triliun Bangun 2 Pabrik Baru

Pengembangan bisnis terus dilakukan PT Trias Sentosa Tbk. Salah satunya bekerjasama dengan perusahaan publik dari Jepang, Toyobo.

Gandeng Perusahaan Publik Jepang, Trias Sentosa Invetasi Rp 1,1 Triliun Bangun 2 Pabrik Baru
surabaya.tribunnews.com/Sri Handi Lestari
Dirut PT Trias Sentosa Tbk, Sugeng Kurniawan. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pengembangan bisnis terus dilakukan PT Trias Sentosa Tbk, produsen kemasan film yang berkedudukan di Sidoarjo tersebut.

Menggandeng perusahaan publik asal Jepang, Toyobo Cp., Ltd, keduanya berpatungan (joint ventura) dengan nilai Rp 1,1 triliun. Dua perusahaan itu diberi nama PT Trias Toyobo Astria (TTA) dan PT Toyobo Trias Ecosyar (TTE).

"TTA akan memproduksi PET Film, dimana produk jadinya akan dipasarkan baik ke pasar domestik maupun ekspor. Sedangkan TTE akan memproduksi film PET pelindung transparan (transparant barrier PET Film) dengan merek Ecosyar untuk bahan kemasan industri makanan," jelas Sugeng Kurniawan, Presiden Direktur Trias Sentosa, Selasa (15/8/2017).

Hasil produksi dua pabrik ini akan diekspor. Karena pasar ekspor merupakan pasar utama produk tersebut dan diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik di masa mendatang.

Sedangkan terkait kerjasama itu, ditargetkan bisa memperkuat pangsa pasar dan daya saing di pasar ekspor serta meningkatkan porsi penjualan ekspor. Apalagi, untuk produk yang dihasilkan oleh TTA, hampir 40-45 persen akan diserap untuk kebutuhan pasar ekspor Toyobo dan sisanya untuk bahan baku produk yang akan dihasilkan oleh TTE.

”Jadi, kerjasama dua perusahaan publik ini untuk mendirikan dua perusahaan patungan akan memberikan manfaat kedua belah pihak. Kami sendiri bisa mengoptimalkan aset perseroan karena pabrik akan dibangun di kawasan pabrik di Sidoarjo,” lanjut Sugeng.

Lebih lanjut, Sugeng menyebut kesepakatan pendirian kedua perusahaan patungan tersebut telah ditandatangani bersama di Bali awal bulan Agustus ini. Selanjutnya pengurusan izin pendirian pabrik sedang dilakukan dan rencananya pabrik tersebut akan selesai dibangun dan mulai beroperasi pada semester II tahun 2019.

“Investasi yang dibutuhkan untuk pendirian kedua perusahaan itu mencapai sekitar Rp 1,1 triliun dan akan menyerap tenaga kerja baru sejumlah 172 orang,” jelas Sugeng.

Saat ini, ditengah pasar film kemasan industri yang belakangan mengalami perlambatan karena terjadinya kesenjangan antara permintaan pasar dan suplai, yang diperkirakan mencapai 10-15 persen, kerjasama antar korporasi sangat diperlukan.

“Kerjasama dua perusahaan ini juga menguntungkan kedua belah pihak dalam menyikapi kondisi pasar sekarang, dimana suplai berlebih dan berkurangnya permintaan pasar,” ungkap Sugeng.

Dalam pendirian dua perusahaan tersebut, penguasan saham untuk dua perusahaan tersebut berbeda. Untuk TTA, Trias menguasai 60 persen dan Toyobo 40 persen, sedangkan untuk TTE Trias 40 persen dan Toyobo 60 persen.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved