Berita Kediri

Usai Tusuk Istrinya Sendiri, Pria Ini Sempat Mondar-Mandir di Dalam Rumah, Lalu. . .

Usai tusuk istrinya, Yanti Puspitorini, Tri Satriono sempat mondar-mandir di dalam rumah. Lalu yang terjadi kemudian...

Usai Tusuk Istrinya Sendiri, Pria Ini Sempat Mondar-Mandir di Dalam Rumah, Lalu. . .
surya/didik mashudi
Tri Satriono masih dirawat intensif di RS Bhayangkara, Kediri, Kamis (10/8/2017). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Tri Satriono (41) suami yang tega menusuk istrinya sendiri hingga tewas masih dirawat intensif di IGD RS Bhayangkara, Kediri, Kamis (10/8/2017).

Korban terluka di pergelangan tangan kirinya. Luka sayatan itu diduga akibat disayat sendiri dengan pisau dalam upaya untuk melakukan percobaan bunuh diri.

Tri Satriono masih dirawat intensif di RS Bhayangkara, Kediri, Kamis (10/8/2017).
Tri Satriono masih dirawat intensif di RS Bhayangkara, Kediri, Kamis (10/8/2017). (surya/didik mashudi)

Saat ini Tri Satriono masih menjalani perawatan intensif luka yang dideritanya.

Pergelangan tangannya telah diperban dan selang infus masih menancap di lengannya.

Baca: BREAKING NEWS: Yanti Roboh Berlumuran Darah, Pisau Menancap di Punggung Tembus Dada

Ceceran darah yang ditemukan di rumah korban Dusun Geneng, Desa Maron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Kamis (10/8/2017).
Ceceran darah yang ditemukan di rumah korban Dusun Geneng, Desa Maron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Kamis (10/8/2017). (surya/didik mashudi)

Humas RS Bhayangkara Weti Lusiana saat dikonfirmasi menjelaskan, kondisi pasien masih menjalani perawatan intensif di ruang IGD.

Sementara dari kesaksian warga, Tri Satriono setelah mengetahui istrinya terjatuh di halaman rumahnya terlihat masih berjalan keluar masuk rumahnya. Namun tangannya terlihat sudah berlumuran darah.

Ceceran darah yang ditemukan di rumah korban Dusun Geneng, Desa Maron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Kamis (10/8/2017).
Ceceran darah yang ditemukan di rumah korban Dusun Geneng, Desa Maron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Kamis (10/8/2017). (surya/didik mashudi2)

"Orangnya masih terlihat mondar-mandir sehingga warga masih takut. Namun kondisinya kemudian melemah karena luka di pergelangan tangan," ungkap Amir, tetangganya.

Sebelumnya, Yanti Puspitorini warga Dusun Geneng, Desa Maron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri ditemukan luka parah dengan pisau menancap di punggungnya.

Korban terluka parah dan meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved