Berita Arema
HUT Ke 30, Arema FC Impikan Punya Tempat Latihan Sendiri
Manajer asal Madiun itu menjelaskan bahwa keinginan untuk memiliki komplek latihan sendiri awalnya muncul karena sulitnya mencari lapangan yang layak.
Penulis: Alfi Syahri Ramadan | Editor: Parmin
SURYA.co.id | MALANG - Arema FC akan mengalami momen bahagia pada bulan ini. Ya, tim Singo Edan akan berulang tahun yang ke 30 pada tanggal 11 Agustus nanti. Momen tersebut diharapkan bisa menjadi titik balik kebangkitan tim Singo Edan di kompetisi Liga 1.
Namun, selain harapan untuk bangkit, ada cita-cita lain yang ingin diwujudkan pada momen ulang tahun tersebut.
Cita-cita itu adalah memiliki komplek sendiri. Saat ini tim Singo Edan memang masih menyewa lapangan untuk latihan. Sehingga hal itu sedikit membebani bagi manajemen.
Saat dikonfirmasi terkait hal itu, General Manajer Arema FC, Ruddy Widodo memebenarkan. Saat ini tim Singo Edan berkeinginan untuk bisa membangun training camp tersendiri. Sebab, menurutnya akan lebih memguntungkan bagi tim jika memiliki lapangan latihan sendiri.
"Kalau bicara sepak bola modern memang kebutuhan akan training camp sangat penting. Sebab, dengan memiliki komplek latihan sendiri akan lebih memudahkan bagi tim pelatih untuk membuat program latihan bagi tim," ucapnya Rabu (9/8/2017).
Manajer asal Madiun itu menjelaskan bahwa keinginan untuk memiliki komplek latihan sendiri awalnya muncul karena sulitnya mencari lapangan yang layak untuk latihan. Hal itu yang menyebabkan latihan tim Singo Edan selalu berpindah-pindah setiap harinya.
"Untuk yang reguler saja kami cukup mengalami kesulitan memcari lapangan. Maka dari itu pada ulang tahun kali ini harapan utama kami adalah bisa memiliki komplek latihan sendiri. Sebab, ini demi kepentingan tim juga agar bisa tampil lebih fokus dan maksimal," tambahnya.
Sejauh ini, Ruddy Widodo menilai bahwa untuk komplek latihan yang diinginkan tim Singo Edan tidaklah terlalu mewah. Ia hanya mengatakan paling tidak ada dua lapangan besar yang bisa digunakan untuk berlatih secara bergantian setiao harinya.
"Kami terinspirasi dari klub Jepang Consodale Sapporo. Disana mereka memiliki komplek latihan sendiri yang cukup bagus meskipun tidak mewah. Itulah yang ingin kami tiru di Arema FC. Sebab, bagi kami 30 tahun itu seharusnya sudah menunjukkan bahwa tim ini sudah dewasa," bebernya.
Manajer berkacamata itu menambahkan bahwa sebelumnya Arema FC sudah pernah menjajaki kerja sama untuk membangun komplek latihan sendiri. Tetapi nampaknya hal itu sulit terealisasi lantaran ada beberapa hal yang menghalangi.
Oleh karena itu, kini manajemen mulai kembali mencita-citakan hal itu lagi. Tentu akan sangat bagus bagi tim sebesar Arema FC jika memiliki komplek latihan sendiri. Penghematan akan bosa dilakukan jika memiliki komplek latihan sendiri.
"Tim pelatih juga akan diuntungkan karena bisa menyusun program latihan yang tepat. Pengeluaran juga bisa ditekan karena jika memiliki lapangan latihan sendiri untuk perawatan lapangan mungkin tak akan lebih besar daripada saat menyewa lapangan," imbuhnya.
Demi mewujudkan mimpi tersebut, manajemen sudah menyatakan akan berkomunikasi dengan jajaran direksi terlebih dahulu. Sebab, kebutuhan akan komplek latihan sangat mendesak bagi Arema FC.
"Kami merasa jika memiliki komplek latihan itu bisa menjadi profit tambahan bagi tim. Sebab, jika tidak digunakan bosa disewakan kepada tim lain dan itu bisa menjadi pemasukan yang bagus," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/1305ruddy-widodo-arema-cronus_20150513_103721.jpg)