VIDEO - Aktivis PMII di Kediri Demo di Jembatan Brawijaya. Ini Tuntutan Mereka

Ratusan mahasiswa yang tergabugn dalam PMII di Kediri, berunjuk rasa mendesak dirampungkannya pembangunan Jembatan Brawijaya yang lama mangkrak.

SURYA.co.id | KEDIRI - Ratusan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Kediri, berunjuk rasa untuk mendesak pembangunan jembatan Brawijaya yang telah mangkrak selama empat tahun, Selasa (8/8/2017).

Di areal pembangunan proyek jembatan itu, mahasiswa memasang spanduk bertuliskan, 'Lanjutkan Pembangunan Jembatan Brawijaya'. Mahasiswa sempat orasi dan menggelar poster yang menuntut jembatan segera diselesaikan.

Aksi dimulai dari Kantor Pemkot Kediri untuk menemui Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar. Namun walikota sedang ada kegiatan di luar kota.

Rombongan mahasiswa kemudian ditemui Asisten Sekkota Maria Karangora. Hanya saja penjelasan Maria masih belum dapat memuaskan mahasiswa.

Ketua PC PMII Kediri Abdul Azis malahan berjanji bakal mendatangkan massa yang lebih besar untuk menemui walikota. "Kami ingin Walikota Mas Abu menandatangani pakta integritas untuk menuntaskan pembangunan Jembatan Brawijaya," tegasnya.

Selain itu mahasiswa menginginkan Walikota untuk menjelaskan permasalahan dan kendala penyelesaian pembangunan jembatan. "Kami ingin Mas Abu menjelaskan sendiri," tegasnya.

Masalahnya Jembatan Brawijaya sangat penting bagi akses penghubung masyarakat Kota Kediri. Karena di Kota Kediri hanya ada dua jembatan besar untuk penghubung masyarakat yang tinggal di timur dan barat Sungai Brantas.

Dari Jembatan Brawijaya, mahasiswa juga unjuk rasa di Kantor DPRD Kota Kediri. Hanya saja saat mahasiswa datang sedang tidak ada anggota dewan di kantor. Mahasiswa hanya ditemui Sekretaris Dewan Rahmad Basuki.

Sementara tiga poin tuntutan PMII di antaranya, Pemkot Kediri segera membentuk tim penyelesaian pembangunan Jembatan Brawijaya.

Kedua, pemerintah harus transparan kepada masyarakat terkait anggaran dan kontrak kerja pembangunan jembatan dengan PT Fajkar Parahingan.

Dan ketiga, segera lanjutkan pembangunan Jembatan Brawijaya paling lambat dua bulan.
Sementara Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah menegaskan, Pemkot Kediri bakal meneruskan pembangunan Jembatan Brawijaya.

"Insyaallah sekarang sudah proses segera. Tahun ini juga 2017 pembangunan jembatan diteruskan," tandasnya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved