Pilgub Jatim 2018

Seperti ini Penjelasan Suhandoyo terkait Proses Fit and Proper Test di DPP PDIP

Berdasarkan penjelasan Anggota DPRD Jatim ini, ada beberapa basis tema yang menjadi pokok ujian.

surya/bobby constantine koloway (Bobby)
Suhandoyo (tengah) saat mengembalikan formulir penjaringan Bacagub/bacwagub di Kantor DPD PDIP Jatim. 

Yakni, membawa Jatim menjadi Provinsi Wisata Alam dan Religi serta Provinsi Pertanian.

Menurutnya, selama ini pemprov kurang memiliki perhatian kepada kedua sektor ini.

"Wisata alam yang ada di Jatim ini tersebar hampir di seluruh kabupaten dan kota di Jatim. Sayangnya, hak tersebut kurang mendapat perhatian dari pemerintah," ujar politisi dari dapil Jatim X ini.

Menurutnya, apabila sektor tersbut dimaksimalkan akan berpotensi menambah sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Jatim.

"Sumber PAD kita tak bisa hanya dibebankan kepada sektor pajak kendaraan bermotor saja. Sektor pariwisata menjadi salah satu sumber yang berpotensi mendatangkan banyak PAD," ujarnya.

Dengan berbagai terobosan ini, ia optimis akan dipilih oleh DPP sebagai bacawagub mendampingi gubernur dari PDIP.

"Oleh karena itu, kami berkomitmen bersama Gubernur terpilih akan mewujudkan Jatim sebagai Provinsi Wisata Alam dan Wisata Religi," pungkas Ketua Lembaga Takmir Masjid NU (LTMNU) PCNU Lamongan.

Selain Suhandoyo, beberapa nama lain juga mengikuti proses uji kelaikan dan kepatutan di DPP PDIP.

Mereka Saifullah Yusuf, Kusnadi (Ketua DPD PDIP Jatim/Wakil Ketua DPRD Jatim), dan Budi "Kanang" Sulistyono (Wakil Ketua DPD PDIP Jatim/Bupati Ngawi), yang mendaftar sebagai bacawagub.

Sedangkan satu figur lainnya, Abdullah Azwar Anas (Bupati Banyuwangi), mendaftar kedua posisi, bacagub maupun bacawagub.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved