Berita Kampus Surabaya

Unair Minta Dosen yang Tergabung HTI Lakukan ini, jika Tidak Mau, Sanksinya Otomatis Keluar

Rektor Unair, Prof Moh Nasih menegaskan satu dosen yang terbukti telah tergabung di HTI telah diminta keluar dari organisasi itu.

Unair Minta Dosen yang Tergabung HTI Lakukan ini, jika Tidak Mau, Sanksinya Otomatis Keluar
surya/sulvi sofiana
Rektor Unair Prof Moh Nasih usai memimpin pengukuhan mahasiswa baru di gedung ACC, RAbu (2/8/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Universitas Airlangga (Unair) Surabaya meminta seluruh dosen dan pegawainya untuk menandatangani pakta integritas. Hal ini menyusul ditemukannya satu dosen yang aktif sebagai pegurus Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Rektor Unair, Prof Moh Nasih menegaskan satu dosen yang terbukti telah tergabung di HTI telah diminta keluar dari organisasi tersebut.

Selain itu juga diminta menandatangani pakta integritas tidak akan terlibat dalam organisasi tersebut lagi.

“Ada beberapa lain yang diduga, tetapi nggak ada bukti nggak ada bukti keikutsertaan. Tidak ada SK, kartu anggota, absesnsi hadir di kegiatan juga nggak ada. Kalau mau disanksi tegas kan nggak ada buktinya,”jelasnya pada SURYA.co.id, Rabu (2/8/2017).

Beberapa dosen juga diindikasi sebagai anggota, tetapi setelah dikroscek ternyata hanya mengikuti pengajian.

Dan setelah aktif riset memutuskankeluar dari pengajian.

Tidak adanya bukti dan dicurigainya beberapa dosen membuat pihak universitas memutuskan seluruh dosen dan pegawai harus menandatangani pakta integritas.

Persiapan penandatanganan ini telah di proses hingga tingkat fakultas.

“Tidak bisa hanya memanggil beberapa orang saja, semuanya harus menandatangani pakta integritas tersebut,” jelasnya.

Jika tidak mau mengisi surat pernyataan itu, maka otomatis yang bersangkutan harus keluar dari Unair.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved