Korupsi Berjamaah Pamekasan

OTT Kejari Pamekasan, Kejagung: Ini Hanya Oknum, yang Lemah Bukan Sistem Kejaksaan

Kejaksaan Agung angkat bicara soal ditangkapnya Kajari Pamekasan dalam OTT yang dilakukan oleh KPK. Kata Kejagung, ini ulah oknum!

OTT Kejari Pamekasan, Kejagung: Ini Hanya Oknum, yang Lemah Bukan Sistem Kejaksaan
kompas.com/taufiqqurrahman
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan dalam operasi tangkap tangan, Rabu (2/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

SURYA.co.id | JAKARTA - Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, M Rum, menerangkan bahwa terjaringnya Kepala Kejari Pamekasan, Rudi Indra Prasetya, adalah karena perbuatan oknum.

Dirinya membantah bahwa terdapat kelemahan pada sistem pengawasan di Kejaksaan.

"Yang harus diingat bahwa itu oknum. Kita sudah mengingatkan ini tidak ada kaitan dengan sistem. Ini oknum," ujar M Rum kepada Tribunnews.com, Rabu (2/8/2017).

Baca: BREAKING NEWS - Kantor Kejari dan Inspektorat Pamekasan Madura Kini Disegel KPK

Rum mengatakan bahwa selama ini pihaknya telah melakukan pengawasan. Kejaksaan menurut Rum memiliki SOP yang mengatur cara kerja jaksa.

"Pengawasannya kan ada SOP ini kan oknum, kita tidak bisa nyalain sistem. Sop periksa, SOP perkara bagaimana seharusnya etika jaksa tapi karena ini oknum kita tidak bisa bicara sistem dong," tambah Rum.

Hingga kini, Rum mengaku belum mendapatkan laporan dari KPK terkait penangkapan tersebut.

"Kalau alat buktinya cukup silahkan ditindaklanjuti sampai tuntas," tukas Rum.

Baca: VIDEO - Tak Cuma Kajari dan Kepala Inspektorat, Bupati Pamekasan Pun Ikut Dibawa KPK

Halaman
12
Editor: Eben Haezer Panca
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved