Urung Bahagia Mendapati “Burungnya” Makin Besar, yang Terjadi pada Pria ini Sungguh Tragis

Pria berusia 30 tahun ini menjalani prosedur pembesaran phalloplasty atau penis dan prosedur peningkatan ketebalan.

Urung Bahagia Mendapati “Burungnya” Makin Besar, yang Terjadi pada Pria ini Sungguh Tragis
nypos.com
Ilustrasi celana pria. 

SURYA.co.id - Gara-gara ingin memiliki alat kelamin besar, seorang pria di Swedia kehilangan nyawanya. 

Pria berusia 30 tahun ini menjalani prosedur pembesaran phalloplasty atau penis dan prosedur
peningkatan ketebalan.

Pria yang tidak memiliki riwayat medis selain asma ringan, mengalami serangan jantung menjelang akhir operasi, lapor Journal of Forensic Sciences.

Dokter mencoba menyadarkan pasien saat dia dilarikan ke unit gawat darurat namun tidak berhasil dan dia meninggal tak lama setelahnya.

Hasil otopsi sementara mengungkapkan kondisi jantungnya sedikit membesar, kesehatannya normal dan penyebab kematian dikaitkan dengan emboli paru.

Emboli paru adalah kondisi di mana arteri pulmonalis (pembuluh darah yang membawa darah dari jantung menuju paru-paru) tersumbat. 

Prosedur pembesaran penis dilakukan dengan mengambil sel lemak dari bagian tubuh lain menggunakan
sedot lemak dan menyuntikkannya ke dalam penis.

Dalam kasus pasien ini, lemak dikeluarkan dari perutnya.

"Ini kasus pertama di mana prosedur pembesaran penis yang tampaknya sederhana dan aman dengan transfer lemak autologous menyebabkan kematian mendadak pada seorang pemuda yang sehat," catat jurnal tersebut seperti dikutip dari nypost.

Dijelaskan, isiko emboliasi lemak kemungkinan lebih tinggi saat jaringan pretraumatik mengalami injeksi lemak, seperti pada kasus ini, di mana pemanjangan penis dengan melonggarkan ligamen penis dilakukan sebelum suntikan lemak.

Sekitar 8.400 operasi pembesaran penis dilakukan setiap tahun di seluruh dunia meskipun risikonya
cukup besar, seperti pernyataan International Society of Aesthetic Plastic Surgery.

Sebuah studi yang dilakukan oleh brand kondom SKYN mengungkapkan ukuran penis rata-rata
adalah 6,1 inci atau sekitar 15,5 cm saat ereksi. (Alfiah Wahyu Sri Utami)

Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved