Liputan Khusus Pengusaha Beras Curang

Pengusaha Beras Ini Ngaku Poles Beras Pakai Air Putih, Nyatanya Petugas Temukan Fakta Lain

Dia kulakan beras dari beberapa tempat penggilingan di kawasan Blitar dan Tulungagung, kemudian diolah lagi.

Pengusaha Beras Ini Ngaku Poles Beras Pakai Air Putih, Nyatanya Petugas Temukan Fakta Lain
pixabay
Ilustrasi 

SURYA.co.id | BLITAR - Sujoko sudah ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan pemutihan beras oleh Polres Blitar.

Kendati demikian, pria 29 tahun yang tinggal di Desa Tepas, Kecamatan Kesamben, Blitar ini menolak disebut memutihkan beras menggunakan pemutih pakaian atau zat berbahaya.

“Saya hanya memoles beras dengan air putih yang diteteskan di mesin penggilingan. Tidak ada zat berbahaya seperti pemutih atau deterjen," kata Sujoko saat ditemui Surya di kediamannya, pekan lalu.

Ketika ditanya lebih lanjut terkait kasus yang membelitnya, pria ini memilih bungkam.

Dia mengaku hanya bisa pasrah atas kasus tersebut.

Sujoko sudah sekitar tiga tahun menjalankan bisnis beras.

Dia kulakan beras dari beberapa tempat penggilingan di kawasan Blitar dan Tulungagung, kemudian diolah lagi.

Di gudang tempatnya mengolah beras, Sujoko biasa dibantu dua anak buahnya.

Mulai dari proses pemolesan hingga pengepakan beras di gudang yang lokasinya berdempetan dengan tempat tinggalnya di Dusun Dawung.

Sampai akhirnya pada 29 Mei 2017, aktivitas di gudang tersebut terhenti ketika tim Satgas Pangan Polres Blitar melakukan penggerebekan.

Halaman
12
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved