Profil
Ayunia Indri Saputro: Tampil di Hadapan Habibie
Gadis kelahiran Surabaya, 19 Oktober 1998 ini pun minta pada orangtuanya untuk les privat elekton.
Penulis: Achmad Pramudito | Editor: Parmin
SURYA.co.id | SURABAYA - Bermula dari sebuah pementasan musik elekton, Ayunia Indri Saputro DipLCM DipABRSM akhirnya jatuh cinta dan menggeluti musik, khususnya piano hingga sekarang.
Bungsu dari empat bersaudara ini bahkan bertekad membuat bangga Indonesia lewat kemampuannya itu.
“Awalnya, saya diajak teman lihat pertunjukan tari yang diiringi elekton di TP (Tunjungan Plaza). Kok asyik ya,” kata Ayunia kepada Surya beberapa waktu lalu.
Gadis kelahiran Surabaya, 19 Oktober 1998 ini pun minta pada orangtuanya untuk les privat elekton.
“Belajar elekton dulu sebelum kemudian kenal piano,” katanya.
Selain menimba ilmu pada sejumlah guru seperti Rosalinawati Iman dan Dr Johannes Sebastian Nugroho, Ayunia pun sempat ikut masterclass pada pianis ternama seperti, Ananda Sukarlan, Mario Santoso, Steven Spooner, dan Andreas Henkel.
Berkat kemampuannya ini pula, pada bulan Agustus 2016 Ayunia berkesempatan main musik di hadapan Presiden ke-3 Indonesia, Prof Dr H BJ Habibie.
“Tentu bangga bisa berhadapan langsung dengan tokoh nasional seperti beliau,” tuturnya.
Prestasi Ayunia memang patut dibanggakan. Perempuan yang masih melanjutkan pendidikan musik piano di University of British Columbia, Canada, ini mencatat beberapa prestasi dalam kompetisi piano.
Di antaranya adalah peringkat ke-4 dalam JCom – Boston National Piano Competition 2013, peringkat pertama dalam Ananda Sukarlan’s Award Junior National Piano Competition, dan peringkat pertama di London College of Music Competition 2014.
Menurut Ayunia, dia suka pada musik klasik karena musik itu dasar dari semua genre musik.
“Musik klasik kan sudah dikenal di era 1300-1400an,” tandas Ayunia yang sempat tampil di panggung Dulwich International Music Academy Festival 2014 di Beijing, Tiongkok.
Kecintaannya pada musik klasik pula yang membuat Ayunia berangan ingin membuat sekolah musik spesial klasik di Surabaya.
“Saya ingin memajukan musik klasik Indonesia,” ujarnya.
Mengajar musik memang jadi impian tersendiri bagi Ayunia selain tetap bermain piano.
“Senang bisa berbagi pada mereka yang punya interest yang sama,” ungkap pianis yang sempat tampil di A Classical Soiree – The Inaugural Concert 2013 di Jakarta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ayunia-indri-saputro_20170730_165601.jpg)