VIDEO - Ngerjain Penipu yang Mengaku Polisi: Penjarakan Saja Anak Saya!

Penipuan via telepon masih marak berlangsung. Bisa jadi, sewaktu-waktu andalah korbannya. Bagaimana menjawab kalau tiba-tiba anda korbannya? Tiru ini.

SURYA.co.id | SURABAYA - Penipuan via telepon masih marak berlangsung. Bisa jadi, sewaktu-waktu andalah korbannya.

Karena itu, sejak saat ini, anda mesti waspada, khususnya ketika ada nomor tak dikenal menghubungi nomor ponsel anda.

Seperti di video ini, sebuah nomor tak dikenal tiba-tiba menghubungi ponsel Suyanto, pria asal Surabaya.

Saat panggilan itu dijawab, dari seberang sana tiba-tiba terdengar suara pria menangis. Pria tersebut rupanya mengaku sebagai anak Suyanto yang sedang ditangkap di kantor polisi.

Tidak diketahui mengapa polisi menangkap "bocah" itu. Sebab tak lama kemudian, pria yang berbicara dari seberang berganti. Kali ini, pria yang mengaku polisi mengatakan bahwa anaknya sedang ditangkap di kantor polisi.

Mendapat panggilan ini, Suyanto sadar bahwa orang yang menghubunginya adalah penipu. Dia pun mengaku bernama Edi saat "polisi" gadungan itu menanyakan namanya.

Yang membuat Suyanto lebih curiga, polisi tersebut menanyakan nama anaknya.

"Padahal kata mereka, anak saya sudah ditangkap, kok aneh masih pakai nanya namanya ke saya. Ini kan mencurigakan," kata Suyanto.

Tak mau berlama-lama berbicara dengan penipu tersebut, Suyanto yang mengaku bernama Edi, meminta agar polisi memenjarakan saja anaknya karena kelewat 'mbeling'.

Mendapat jawaban mengecewakan itu, "polisi" gadungan di seberang sana memutuskan untuk menutup telepon.

"Jadi, anaknya saya penjarakan saja ya pak," kata penipu tersebut sebelum mengakhiri pembicaraan.

Penulis: Eben Haezer Panca
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved