Breaking News:

Berita Gresik

Sambari Minta Perencana Progra Punya Inovasi dan Kreatif, ini Alasannya

“Perencana program harus punya inovasi yang smart dan inovatif. Oleh karena itu jangan copy paste," kata Sambsri.

Penulis: Sugiyono | Editor: Parmin
surya/sugiyono
DIKLAT - Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menyaksikan penyematan tanda peserta Diklat oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Kamis (27/7/2017). 

SURYA.co.id | GRESIK - Bupati Gresik Sambari Halim Radianto berharap para perencana program Pembangunan Pemkab Gresik tidak hanya sekedar ‘copy paste’ dari program sebelumnya.

“Perencana program harus punya inovasi yang smart dan inovatif. Oleh karena itu jangan copy paste," kata Sambsri, saat membuka Diklat Manajemen Perencanaan program di ruang Argo Lengis Lantai IV Kantor Bupati, Kamis (27/7/2017).

Sambari juga mengingatkan, agar para perencana pembangunan Pemkab Gresik bisa melaksanakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). “RPJMD ini merupakan perwujudan dari janji kampanye saat saya mencalonkan diri menjadi Bupati dulu," imbuhnya.

Dihadapan 35 orang peserta Sambari menjelaskan bahwa para perencana dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang dipimpin oleh Sekda menyusun Kebijakan Umum Anggaran Priorotas Plafon Anggaran Sementara (KUAPPAS).

Rancangan KUAPPAS disampaikan oleh Sekda kepada Kepala Daerah. Selanjutnya Kepala Daerah mengajukan KUAPPAS kepada DPRD untuk dibahas dalam pembicaraan pendahuluan RAPBD tahun anggaran 2018.

Pada kesempatan itu Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Gresik Djoko Sulistio Hadi mengatakan, tujuan diklat manajemen perencanaan program untuk meningkatkan kompetensi Aparatur Sipil Negera (ASN) yang menangani perencanaan program.

“Agar ada kesamaan pemahaman terhadap penyusunan perencanaan di tiap-tiap OPD, perlu dilaksanakan diklat," kata Djoko.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved