Berita Sidoarjo

Jaksa Curigai Rencana Pemkab Sidoarjo Ubah PD Aneka Usaha jadi PT, ternyata ini Alasannya

Kepala Kejari Sidoarjo, Sunarto, mengatakan omzet PD AU selama kurun waktu enam tahun terbilang stagnan.

Jaksa Curigai Rencana Pemkab Sidoarjo Ubah PD Aneka Usaha jadi PT, ternyata ini Alasannya
surya/irwan syairwan
Kajari Sidoarjo Sunarto. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo mensinyalir ada kejanggalan pada rencana Pemkab Sidoarjo yang ingin mengubah status Perusahaan Daerah (PD) Aneka Usaha (AU) menjadi perusahaan terbatas (PT).

Padahal, keuntungan yang didapat perusahaan plat merah itu sangat kecil dan tidak layak diubah menjadi PT.

Kepala Kejari Sidoarjo, Sunarto, mengatakan omzet PD AU selama kurun waktu enam tahun terbilang stagnan.

"Sekitar Rp 1,6 miliar yang disetorkan ke PAD. Kontribusi stagnan tapi ingin jadi PT, saya jadi heran," kata Sunarto, Selasa (25/7/2017).

Sunarto menuturkan harusnya kontribusi PD AU lebih dari yang biasa disetorkan. Sebab, PD AU memiliki berbagai jenis usaha strategis yang berpotensi untung besar, terutama dari bidang migas dan properti.

Sunarto menilai angka kebocoran yang dilakukan oknum petinggi PD AU sudah berlangsung lama.
Pihaknya telah menahan akuntan PD AU, Yuli, yang ditengarai membuat pembukuan palsu minggu lalu.

Sunarto menyatakan penahanan tersangka baru ini akan semakin membuka kebobrokan PD AU.

"Dugaan kebocoran dana bisa terkuak dari tersangka baru ini," sambungnya.

Kejaksaan tengah mencari benang merah bocornya keuangan PD AU dengan pihak-pihak tertentu di jajaran Pemkab Sidoarjo. Diduga ada aliran dana dari PD AU dinikmati beberapa orang di pemkab.

"Kondisi perusahaan yang tak sehat namun dipaksakan menjadi PD AU, pasti ada motif tertentu. Penyidikan atas tersangka baru ini akan mengarah ke sana," ujarnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga telah memeriksa 10 pejabat dinas Sidoarjo untuk mencari aliran dana perusahaan tersebut.

"Peran si tersangka baru ini membuat beberapa laporan keuangan palsu. Dana yang diduga diselewengkan kami sinyalir mengalir ke beberapa oknum tertentu itu. Pasti kami kejar," ucapnya.

Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved