Berita Madiun

Kejutan di Hari Sabtu, Kejari Mejayan Tetapkan Tersangka Korupsi di Bappeda Kabupaten Madiun

Sejak naik ke tahap penyidikan, pihaknya telah mengantongi dua orang yang berpotensi menjadi tersangka dalam perkara ini.

Kejutan di Hari Sabtu, Kejari Mejayan Tetapkan Tersangka Korupsi di Bappeda Kabupaten Madiun
surya/rahadian bagus priambodo
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Mejayan, I Made Jaya Ardana, didampingi Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Mejayan, Wartajiono Hadi usai melaksanakan Upacara Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke- 57, di halaman depan Kantor Kejaksaan Mejayan, Sabtu (22/7/2017) 

SURYA.co.id | MADIUN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Mejayan Kabupaten Madiun, akhirnya menetapkan satu orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana rutin di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Madiun, tahun anggaran 2015 senilai Rp 2 miliar.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Mejayan, I Made Jaya Ardana, menuturkan pihaknya menetapkan satu tersangka berinisial SU, dalam perkara dugaan korupsi di Bapedda Kabupaten Madiun.

"Inisialnya saja, SU. Baru satu (tersangka)," kata Made saat ditemui usai memimpin Upacara Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke- 57, di halaman depan Kantor Kejaksaan Mejayan, Sabtu (22/7/2017).

Dikatakannya, dari hasil penyidikan, tersangka berinisial SU yang saat ini bekerja di kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Madiun terlibat dalam perkara dugaan korupsi di Bappeda, tahun anggaran 2015.

"Dia beperan sebagai pengumpul, hasil potongan dikumpulkan oleh dia," kata Made.

Made mengatakan, saat kasus tersebut terjadi, SU bekerja di Kantor Bappeda Madiun, menjabat sebagai Kepala Bidang Pendataan dan Statistik.

Namun, saat ini SU menjabat sebagai Kepala Bagian Administrasi Tata Pemerintahan.

Seperti yang dikatakan Made sebelumnya, kemungkinan jumlah tersangka lebih dari dua orang.

Sejak naik ke tahap penyidikan, pihaknya telah mengantongi dua orang yang berpotensi menjadi tersangka dalam perkara ini.

"Dalam perkembangan, kalau sekarang sudah kami tetapkan satu. Kemungkinan buka mulut," ujar mantan Kajari Biak ini.

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved