Senin, 13 April 2026

Lapor Cak

Warga Mengeluhkan Debu-debu Dari Proyek Infrastruktur Pemkot Surabaya

Proyek-proyek fisik yang digarap pemerintah kota Surabaya mulai dikeluhkan warga karena menyebabkan debu berterbangan.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Eben Haezer Panca
surabaya.tribunnews.com/Habibur Rohman
Pengguna jala harus bersabar saat melintasi proyek saluran air di Jl A Yani area RSI dan Ketintang Surabaya, Rabu (19/7/2017). Selain menyebabkan kemacetan, proyek ini juga menyebabkan debu-debu berterbangan. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sejumlah proyek infrastruktur di Kota Surabaya mulai dikeluhkan beberapa masyarakat. 

Penyebabnya, proyek-proyek tersebut menyebabkan debu berterbangan sehingga membuat masyarakat tak nyaman. Karena itu, hujan sedikit saja sudah bisa membuat mereka senang. 

"Saya senang karena kemarin sempat hujan. Tapi begitu panas lagi, debu merajalela," ungkap Suwito, warga Kecamayan Wonokromo.

Di Wonokromo, tepatnya di depan RSI Wonokromo hingga ke arah selatan memang sedang dikerjakan proyek pembangunan box culvert. Saat panas terik dan kendaraan lalu lalang, debu-debu akibat proyek tersebut membuat pengguna jalan, khususnya pengendara motor, merasa tidak nyaman. 

"Paling parah siang. Kenapa material tanah tidak segera diangkut dibiarkan menumpuk," tambah Suwito.

"Kenapa tidak dibasahi biar tidak berdebu," tambah Nanik, pengendara motor.

Kondisi ini membuat sejumlah warga yang ditemui mendesak agar pelaksana proyek pemerintah itu membarengi pengerjaan box culvert dengan menyirami tanah. Begitu juga material proyek tidak menumpuk.

Selain di Wonokromo, kondisi serupa juga dapat ditemui di lokasi lain. Di antaranya di sekitar Jl Dharmawangsa, Jl Biliton, dan Jl Manyar Kertoarjo. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved