Lapor Cak
Warga Mengeluhkan Debu-debu Dari Proyek Infrastruktur Pemkot Surabaya
Proyek-proyek fisik yang digarap pemerintah kota Surabaya mulai dikeluhkan warga karena menyebabkan debu berterbangan.
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id | SURABAYA - Sejumlah proyek infrastruktur di Kota Surabaya mulai dikeluhkan beberapa masyarakat.
Penyebabnya, proyek-proyek tersebut menyebabkan debu berterbangan sehingga membuat masyarakat tak nyaman. Karena itu, hujan sedikit saja sudah bisa membuat mereka senang.
"Saya senang karena kemarin sempat hujan. Tapi begitu panas lagi, debu merajalela," ungkap Suwito, warga Kecamayan Wonokromo.
Di Wonokromo, tepatnya di depan RSI Wonokromo hingga ke arah selatan memang sedang dikerjakan proyek pembangunan box culvert. Saat panas terik dan kendaraan lalu lalang, debu-debu akibat proyek tersebut membuat pengguna jalan, khususnya pengendara motor, merasa tidak nyaman.
"Paling parah siang. Kenapa material tanah tidak segera diangkut dibiarkan menumpuk," tambah Suwito.
"Kenapa tidak dibasahi biar tidak berdebu," tambah Nanik, pengendara motor.
Kondisi ini membuat sejumlah warga yang ditemui mendesak agar pelaksana proyek pemerintah itu membarengi pengerjaan box culvert dengan menyirami tanah. Begitu juga material proyek tidak menumpuk.
Selain di Wonokromo, kondisi serupa juga dapat ditemui di lokasi lain. Di antaranya di sekitar Jl Dharmawangsa, Jl Biliton, dan Jl Manyar Kertoarjo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/proyek-box-culvert-wonokromo_20170720_205423.jpg)