Breaking News:

Berita Kampus Surabaya

Untuk Tujuan ini, Kemenristekdikti Kaji Aturan Pendirian Perguruan Tinggi Asing di Indonesia

“Memang berbeda dengan negara lain ya perguruan tinggi dari berbagai negara bisa langsung mendirikan cabang universitasnya di sana."

surya/sulvi sofiana
KAMPUS INTERNASIONAL - Rektor UK Petra Rolly Intan menerima angggota Forum Kantor Urusan Internasional (KUI) di UK Petra Surabaya, Jumat (14/7/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA – Era global menjadi gerbang dalam percepatan kemajuan pendidikan. Hingga tak jarang ditemukan mahasiwa asing yang menempuh pendidikan atau kunjungan ke perguruan tinggi di Indonesia, dan sebaliknya.

Sayangnya, tidak semua perguruan tinggi memiliki kualitas untuk bersaing dengan perguruan tingi asing.

Staf Ahli Kementerian Riset, teknologi dan pendidikan tingi (Kemenristekdikti), Prof. Paulina Pannen menegaskan kementerian saat ini sedang mengkaji aturan pendirian perguruan tinggi asing untuk menjaga kualitas pendidikan di Indonesia.

Perguruan tinggi asing, menurutnya bisa membuka kampus di Indonesia jika memang program yang ditawarkan tidak ada di Indonesia. Bahkan jika Indonesia tidak punya ahlinya.

“Memang berbeda dengan negara lain ya perguruan tinggi dari berbagai negara bisa langsung mendirikan cabang universitasnya di sana. Di Indonesia mereka harus berpartner dengan perguruan tinggi di Indonesia,” ungkapnya usai pembukaan Forum Kantor Urusan Internasional se-Indonesia di Universitas Kristen Petra, Jumat (14/7/2017).

Dengan berpartner, lanjutnya, perguruan tingi Indonesia bisa menyelaraskan sistem pendidiknnya dengan di luar negeri.

Kampus-kampus akan berkembang untuk peningkatan kualitas. Dan akan menjadi tujuan mahasiswa asing, tidak hanya mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di luar negeri.

“Kami sudah memberi kemudahan mahasiswa asing untuk menempuh pendidikan di Indonesia dengan menerbitkan student visa. Jadi tidak perlu 6 bulan sekali pulang ke negaranya,” paparnya.

Minimnya publikasi di Indonesia juga bisa memanfaatkan partner dengan perguruan tinggi asing. Sehingga bisa lebih banyak menghasilkan publikasi internasional.

Forum KUI ini digelar oleh Biro Administrasi Kerjasama dan Pengembangan (BAKP) UK Petra selama tiga hari berturut-turut mulai tanggal 14 hingga 16 Juli 2017.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved