Selasa, 21 April 2026

Single Focus

Freddy Istanto: Lestarikan Bangunan Awal KBS agar Jadi Destinasi Unggulan

“Catatan penting KBS yaitu memoles lagi beberapa bangunan awal yang dari 1900-an harus tetap dilestarikan."

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Parmin
surya/sulvi sofiana
Ir Freddy H Istanto 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kebun Binatang Surabaya (KBS) termasuk dalam living heritage bagi dosen arsitektur Interior Universitas Ciputra, Ir Freddy H Istanto MT Ars AIA.

Hal ini karena keberadaan KBS sejak tahun 1900-an telah memiliki aktivitas hidup yang sama di dalamnya.
Sebagai tujuan wisata di Surabaya, keberadaan KBS memang sudah tidak lagi menjadi unggulan karena beberapa tahun sebelumnya memiliki fasilitas yang cukup buruk.

“Catatan penting KBS yaitu memoles lagi beberapa bangunan awal yang dari 1900-an harus tetap dilestarikan. Karena masuk living heritage, ada bangunan cagar budaya dan ada aktivitasnya yang masih sama seperti dulu,” ungkapnya.

Dengan progress yang dipertahankan ini, KBS akan mampu menjadi ke posisi semula menjadi destanasi unggulan Surabaya.

Namun, KBS juga harus memerhatikan populasi hewannya, seperti beberapa satwa yang over popularitas. Pastinya selain menggangggu, juga akan menimbulkan banyak masalah pada satwa.

“Ini yang menarik dari kebun binatang yang menjadi warisan budaya juga karena banyak satwa endemik. Beberapa hewan eksotik yang dimiliki di kebun binatang harus dipertahankan. Misalkan jalak bali, komodo. Memang perlu pertukaran hewan kalau bisa dilakukan,” ujarnya.

Menurutnya, Surabaya bisa memanfaatkan sister city untuk bertukarhewan endemik yang ada di negara lain. Misalkan panda yang belum ada, tetapi semua juga harus disesuaikan habitatnya.

“Memang dananya tidak murah,tetapi masih bisa diusahakan,” terangnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved