Berita Lamongan

VIDEO - Di Tempat ini Puluhan Mantan Teroris Dijadikan Agen Perdamaian

"Mayoritas mantan napi kasus terorisme. Sekitar 20 persen lainnya merupakan mantan Kombatan," ujar Ali Fauzi mantan instruktur bom JI.

Penulis: M Taufik | Editor: Parmin

SURYA.co.id | LAMONGAN - Sebuah rumah kayu berukuran 7X10 meter di depan Masjid Baitul Muttaqin di Desa Tenggulun, Solokuro, Lamongan berubah menjadi markas para mantan Kombatan dan mantan terpidana kasus terorisme.

Rumah itu merupakan pusat administrasi dan kegiatan Yayasan Lingkar Perdamaian.Yayasan yang diinisiatori Ali Fauzi, adik terpidana kasus Bom Bali, Ali Gufron, Amrozi, dan Imron.

Hingga saat ini terhitung sudah ada 85 orang Kombatan dan eks terpidana kasus terorisme bergabung dalam misi perdamaian tersebut.

"Mayoritas mantan napi kasus terorisme. Sekitar 20 persen lainnya merupakan mantan Kombatan," ujar Ali Fauzi yang mantan instruktur bom, senjata, dan taktik perang Jamaah Islamiyah (JI).

Selain kamar-kamar untuk menginap, di sebelah barat masjid berdiri dua bangunan gedung TPA.

Serta ada satu rumah kayu di samping rumah pusat Lingkar Perdamaian yang disiapkan untuk tempat pemberdayaan para mantan napi terorisme dan mantan Kombatan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved