Hukum Kriminal Surabaya

Jaksa akhirnya Tahan Wakil Dekan FKG Unair karena Kasus Pencabulan

"Tersangka kami tahan selama 20 hari ke depan. Berkas perkara akan kami limpahkan ke Pengadilan Negeri," ujar Kajari Surabaya Didik Farkhan Alisyahdi.

Jaksa akhirnya Tahan Wakil Dekan FKG Unair karena Kasus Pencabulan
surya/Anas Miftakhudin
I Ketut Suardika (kiri) didampingi petugas Kejari Surabaya menuju mobil tahanan yang akan membawanya ke Rutan Medaeng, Rabu (12/7/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Wakil III Dekan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Airlangga (Unair), I Ketut Suardhika yang diduga mencabuli sesama jenis, akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, Rabu (12/7/2017).

Penahanan tersangka itu setelah penyidik Reskrim Polrestabes Surabaya melimpahkan berkas, tersangka dan barang bukti ke Kejari Surabaya.

"Tersangka kami tahan selama 20 hari ke depan. Selanjutnya berkas perkara akan kami limpahkan ke Pengadilan Negeri untuk disidangkan," ujar Kajari Surabaya, Didik Farkhan Alisyahdi SH saat dikonfirmasi usai penahanan.

Pihak kejaksaan menahan tersangka dengan alasan untuk mempercepat proses persidangan dan dikhawatirkan melarikan diri akan mengulangi perbuatannya.

"Ya penahan itu normatif saja," sambungnya.

Tersangka I Ketut Suardhika didampingi penyidik dan pihak keluarga datang ke Kejari Surabaya Jalan Sukomanunggal sekitar pukul 11.00 WIB.

Ia langsung menuju lantai II untuk mengecek berkas dan barang bukti yang disertakan. Sekitar pukul 15.00 WIB, tersangka turun dari lantai II sambil mengenakan rompi warna merah bertuliskan tahanan Kejari Surabaya.

Ketut langsung digelandang petugas Kejari Surabaya menuju mobil tahanan bersama tahanan lainnya untuk dibawa ke Rutan Tahanan (Rutan) Kelas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo.

Ketika akan menuju mobil tahanan, tersangka Ketut hanya menundukkan wajah sembari memalingkan wajahnya dari jepretan kamera wartawan.

Istri Ketut yang berjalan agak jauh di belakang, terlihat shock atas penahanan suaminya. Wanita berparas lencir itu terlihat sesenggukan saat suaminya dimasukkan ke mobil tahanan milik Kejari Surabaya.

Sekitar 5 menit kemudian, mobil tahanan Kejari Surabaya berangkat menuju Rutan Medaeng.

Kasus pencabulan dalam bentuk oral seks terhadap korban JSB itu dilakukan Ketut di ruang sauna Celebrity Fitness Lantai V Galaxy Mall Surabaya.

Korban yang tak nyaman dengan aksi Ketut akhirnya melaporkan ke resepsionis. Kasus ini lantas dilaporkan ke Polrestabes Surabaya dan Ketut Suardhika ditetapkan tersangka dalam kasus ini.

Dalam kasus ini, Ketut terancam hukuman paling singkat 5 tahun penjara dan paling lama 15 tahun penjara.

Ia dijerat Pasal 82 UU Nomor 35 tahun 2014 atas perubahan UU Nomor 23 tahun 2009 tentang Perlindungan Anak.

Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved