Lewat Selembar Surat, Wali Kota Madiun yang Terjerat Kasus Korupsi Mengundurkan Diri

Lewat selembar surat, Wali Kota Madiun yang terjerat kasus korupsi, Bambang Irianto, menyatakan mundur dari jabatannya...

Lewat Selembar Surat, Wali Kota Madiun yang Terjerat Kasus Korupsi Mengundurkan Diri
surabaya.tribunnews.com/Rahadian Bagus
Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun dengan agenda penyampaian pengumuman pemberhentian walikota dan penyampaian usulan pengangkatan dan pengesahan wakil Wali Kota sebagai Wali Kota Madiun. 

SURYA.co.id|MADIUN - Wali Kota Madiun, Bambang Irianto (BI) akhirnya resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri itu dia sampaikan melalui surat pribadi yang dia tulis pada 3 Juli 2017.

Surat pengunduran diri itu dibacakan dalam sidang paripurna di ruang sidang DPRD Kota Madiun, Selasa (11/7/2017) siang dengan agenda penyampaian pengumuman pemberhentian walikota dan penyampaian usulan pengangkatan dan pengesahan wakil Wali Kota sebagai Wali Kota Madiun.

Ketua DPRD Kota Madiun, Istono mengatakan pengumuman pemberhentian itu berdasarkan pasal 79 ayat 1 undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah serta surat pengunduran diri dari Bambang Irianto.

"Hari ini paripurna mengagendakan pengumuman pengunduran diri Walikota Madiun Bambang Irianto selaku Wali Kota Madiun masa bakti 2014-2019," kata Istono saat ditemui usai sidang paripurna, Selasa (11/7/2017) siang.

Baca: Mundur Dari Jabatan Wali Kota Madiun, Terdakwa Kasus Korupsi Bambang Irianto Dapat Uang Pensiun

Ia mengatakan, dengan pengunduran diri Bambang Irianto maka Wakil Wali Kota Madiun, Sugeng Rismiyanto yang akan menggantikan menjadi Wali Kota Madiun.

Dikatakannya, dengan demikian pihaknya masih menunggu partai pengusung baris jilid dua untuk mengisi kekosongan posisi wakil wali kota.

"Kami menunggu apakah partai politik sebagai pengusung baris jilid dua ini mengusulkan calon yang akan menduduki kursi wakil wali kota,"katanya.

Ia mengatakan, sesuai dengan aturan, selama sisa masa kerja masih di atas 18 bulan, maka kekosongan wakil kepala daerah dapat diisi.

"Masih cukup waktu. Hitungan kami sebelum Oktober harus udah ready," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved