Travel

Perayaan Yadnya Kasada 'Sisakan' Sampah Plastik di Lautan Pasir Gunung Bromo

Lautan pasir Gunung Bromo jadi tempat pembuangan sampah. Banyak sampah plastik dan non plastik berserakan di sana.

Perayaan Yadnya Kasada 'Sisakan' Sampah Plastik di Lautan Pasir Gunung Bromo
surya/ahmad zaimul haq
Beberapa warga Suku Tengger mencoba menangkap sesaji yang dilemparkan ke dalam Kawah Bromo, saat Yadnya Kasada digelar, (Senin 10/7/2017). 

Tidak hanya itu, sebelum acara ritual di Pura Agung, Suku Tengger sudah melakukan resepsi Kasada di Balai Desa Ngadisari.

Acara itu dihadiri sejumlah Pejabat Probolinggo, termasuk Wakil Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko.

Bambang Suprapto Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Probolinggo mengatakan, Yadnya Kasada ini memang acara rutin yang dilakukan Suku Tengger setiap satu tahun sekali.

"Ini merupakan pesan suci dari leluhur kami. Makanya, kami akan melakukan hal ini setiap tahunnya. pesannya itu, membawa hasil bumi di kawah Bromo sebagai tanda menghormati leluhur tengger," katanya kepada SURYA.co.id

Sayang, peringatan Yadnya Kasada ini juga membawa dampak negatif untuk sekitar kawasan lautan pasir. Wisatawan kurang bertanggung jawab.

Lautan pasir jadi tempat pembuangan sampah. Banyak sampah plastik dan non plastik berserakan di lautan pasir. Kondisi ini jelas merusak pemandangan Bromo secara umum.

Hingga berita ini ditulis, belum ada upaya pengambilan sampah oleh pihak terkait dan yang bertanggung jawab memungut sampah ini.

Kendati demikian, jumlah pengunjung Bromo untuk tahun ini diperkirakan sudah mengalami kenaikan sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya dalam waktu yang sama, yakni pelaksanaan kasada.

Diperkirakan tahun ini, jumlah pengunjung mencapai lebih dari 5.000 wisatawan.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved