Jelang Pilgub Jatim 2018

Hanura Kemungkinan Arahkan Dukungan ke Gus Ipul, ini Sejumlah Pertimbangannya

Wakil ketua DPD Partai Hanura Jatim, Bambang Rianto, mengatakan ada sejumlah pertimbangan partainya kemungkinan mengarahkan dukungan ke Gus Ipul.

Hanura Kemungkinan Arahkan Dukungan ke Gus Ipul, ini Sejumlah Pertimbangannya
surya/bobby constantine koloway (Bobby)
Pengurus DPW PKB Jatim dan DPD Hanura melakukan tos bersama bakal calon gubernur Saifullah Yusuf, Jumat (16/6/2017) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kunjungan bakal calon gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), ke kantor DPD partai Hanura Jatim pertengahan bulan lalu menjadi bahan pertimbangan penting dalam menentukan dukungan kepada kandidat jelang pilkada mendatang.

DPD Jatim pun berharap DPP dapat merekomendasikan pria yang kini masih menjabat sebagai wakil gubernur Jatim ini sebagai bakal calon gubernur dari Hanura.

Wakil ketua DPD Partai Hanura Jatim, Bambang Rianto, mengatakan ada sejumlah pertimbangan partainya kemungkinan mengarahkan dukungan ke Gus Ipul. Selain telah melakukan komunikasi, Gus Ipul juga satu di antara bacagub yang populer di antara bakal calon lain.

Sehingga, kepopuleran tersebut, menurut Bambang menjadi salah satu modal potensial untuk bisa memenangkan kompetisi yang rencananya diselenggarakan Juli tahun depan tersebut.

"Kalau diibaratkan memilih calon, kami lebih memilih figur yang memiliki potensi untuk menang," ujar Bambang, Kamis (6/7/2017).

Sehingga, rekomendasi yang dikeluarkan oleh DPP nantinya bisa searah dengan harapan DPD.

"Kami berharap DPP dapat satu suara dengan DPD dalam pengusungan Gus Ipul nantinya," ujar pria yang juga anggota komisi D DPRD Jatim ini.

Tak hanya soal bakal calon gubernur, partai dengan dominasi warna kuning ini juga berharap Gus Ipul dapat menerima bakal calon wakil gubernur dari kader internalnya. Di antaranya, ketua DPD Hanura Jatim, Kelana Aprilianto.

"Tentu, kalau berdasarkan kursi, kami cuma bisa mengusulkan calon wakil. Ketua kami, Bapak Kelana juga berpotensi untuk dipilih," ujarnya.

Di parlemen, Hanura menjadi partai paling buncit dalam perolehan kursi DPRD Jatim. Pada pilkada 2014 lalu, partai besutan Wiranto ini hanya menempatkan 2 orang perwakilan saja.

Meskipun demikian, Hanura tetap memiliki daya tarik untuk diajak menjalin koalisi.

Pemenang Pilkada lalu, PKB, bahkan secara terang-terangan mengajak Hanura bergabung dalam bingkai koalisi.

Ajakan berkoalisi tersebut dilontarkan Ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar, pada pertemuan pertengahan bulan lalu.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved