Minggu, 12 April 2026

Liga Indonesia

Benturan di Kepala Sebabkan Gangguan Mental pada Diri Dane Milovanovic?

Kondisi ini terjadi karena benturan kepala Dane saat Madura United menjamu Semen Padang di pekan ke 11

Penulis: Dya Ayu | Editor: Titis Jati Permata
Surabaya.tribunnews.com/Dya Ayu
Dane Milovanovic (kiri) saat berlatih bersama Madura United. 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Kabar mengejutkan datang dari gelangang Madura United Dane Milovanovic.

Pemain serba asal Australia ini dipastikan tak dapat melanjutkan lagi kiprahnya di Madura United, lantaran kondisi mentalnya yang dinilai membahayakan.

Ini diketahui setelah hasil pemerikasaan tim dokter Australia tempat Dane dirawat telah keluar.

Hasilnya menyebutkan jika saat ini kondisi mental Dane tengah tidak stabil.

Kondisi ini terjadi karena benturan kepala Dane saat Madura United menjamu Semen Padang di pekan ke 11, Senin (12/6/2017).

Saat itu Dane dilarikan ke rumah sakit didampingi Peter Odemwingie usai laga beberapa waktu lalu.

"Setelah menjalani serangkaian pengobatan, hasilnya baru keluar dan infonya memang karena benturan," kata Haruna Soemitro Manajer Madura United, Kamis (6/7/2017) siang.

Surat yang dikeluarkan North Western Mental Health menyatakan, Dane telah dirawat beberapa hari.

Bahkan, pemain berkepala plontos tersebut dirawat di unit pasien dengan keinginan bunuh diri, mood rendah, amotivasi, serangan panik dan kecemasan umum.

"Setelah mendapat pengobatan, kondisinya cenderung membaik, namun ia masih dalam tahap pemulihan gejala yang terus berlanjut. Hal ini akan berdampak negatif pada kemampuan bekerja selama bulan-bulan berikutnya. Artinya, dia tidak dapat kembali bekerja pada saat ini," kata Dr Catriona Kneeland dari North Western Mental Health, Kamis (6/7/2017) siang.

Menurut sang dokter, kondisi ini memaksa Dane harus menghentikan sementara seluruh aktivitas dan pekerjaanya hingga dirinya dinyatakan sembuh dan pulih.

"Dia akan diperiksalebih lanjut oleh dokter dalam 3 bulan untuk meninjau keadaan mental dan kapasitasnya untuk kembali bekerja pada saat itu," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved