PPDB SMA dan SMK

Jika Pagu Tak Terpenuhi, Kadindik Jatim akan Lakukan Dua Hal ini

“Grafik pergerakan data pendaftar itu akan menjadi acuan kami dalam menentukan kebijakan terkait pemenuhan pagu,” ungkap dia.

Jika Pagu Tak Terpenuhi, Kadindik Jatim akan Lakukan Dua Hal ini
surya/sulvi sofiana
Kadindik Jatim Saiful Rachman 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kendati yakin seluruh pagu akan terisi, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim Saiful Rachman mengaku tetap akan melakukan antisipasi pemenuhan pagu.

Hal ini cukup beralasan. Sebab, hingga pukul 18.00 kemarin jumlah pendaftar total untuk SMA Surabaya yang masuk baru 3.404 siswa. Sementara pagu yang tersedia sebanyak 6.118 kursi yang tersebar di 22 SMAN.

“Mekanismenya akan dibahas hari ini bersama Gubernur Jatim. Grafik pergerakan data pendaftar itu akan menjadi acuan kami dalam menentukan kebijakan terkait pemenuhan pagu,” ungkap dia.

tidak menutup kemungkinan pemenuhan pagu akan dilakukan dengan memperpanjang jadwal PPDB atau menjaring siswa dalam satu zona yang telah mendaftar secara online.

“Intinya pagu harus terpenuhi. Kalau banyak yang akan mendaftar di akhir-akhir, kami juga harus mengantisipasi server yang ada,” pungkasnya.

Sedangkan adanya sistem zonasi pihaknya menginginkan adanya pemerataan pendidikan.

"Itu sudah mulai terlihat dari tren pendaftaran di PPDB tahun ini,” jelasnya.

Menurut Saiful, tingginya antusiasme masyarakat di sekolah-sekolah pinggiran, otomatis pemerataan pendidikan akan segera dapat terwujud.

Sementara untuk sekolah-sekolah di pusat kota, lanjut dia, dipastikan akan terisi. Hanya saja wali murid dan siswa masih dalam melihat peluang yang ada.

“Di daerah lain, seperti Bojonegoro dan Sidoarjo. Sekolah-sekolah pinggiran juga sudah terpenuhi semua pagunya,” tutur Saiful.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved