Citizen Reporter
Trik Mudah Menulis Cerpen bagi Pemula
susah menulis cerita pendek atau cerpen? coba saja trik mudah berikut ini, dijamin penulis pemula pun bisa membuat cerpen...
Reportase Nur Sofiah
Pengajar di SD Kyai Ibrahim Surabaya
30 ORANG dari berbagai daerah gegas menuju gedung Telkom Kiai Maja, Mojokerto guna mengikuti workshop menulis cerpen yang dihelat Dewan Kesenian Kabupaten Mojokerto (DKKM).
Selama dua hari (10-11/6/2017), Indra T Kurniawan, Ketua DKKM membuka kegiatan dan menyampaikan bahwa sastra di Jawa Timur perlu dimunculkan lagi. Dengan kegiatan ini, diharapkan pegiat dan penikmat sastra semakin menguat.
Pemandu acara yaitu Mochammad Asrori, cerpenis dan sastrawan asal Mojokerto, mendampingi tiga narasumber, Budiarini, penulis buku Writing Terapy, sastrawan Dadang Ari Murtono, dan cerpenis Anjrah Lelono Broto.
“Menulis itu dapat menampung ide, personal branding, alat untuk berbagi, dan perekam jejak,” ungkap Budiarini.
Peserta pun antusias mendengarkan pemaparan narasumber. Nampak dari semangat mereka menyampaikan pertanyaan-sebagai rasa keingintahuan tentang cerpen.
“Cerpen adalah cerita fiksi. Untuk mempertajam ide dapat dilakukan dengan tiga cara, yaitu brainstorming (dari sekitar kita), pilih tiga kata acak, dan mengambil satu kalimat. Kita juga perlu membangun tokoh, karakter, latar, alur, dan konflik dalam cerpen,” papar Danang.
Anjrah menambahkan tentang jurus-jurus menulis cerpen, yang diawali dengan mengenali gaya bahasa cerpen, dan menembus media massa di hari pertama.
Di hari kedua, peserta langsung mendapat tugas membuat cerpen. Diawali dengan menentukan ide, tokoh, konflik, dan lanjut menjadi cerita yang beralur. Pada sesi ini, peserta bisa berkonsultasi langsung tentang cerpen yang dibuat kepada narasumber.
“Konflik sebaiknya dimunculkan di awal. Ini untuk mendorong rasa penasaran pembaca. Apapun dan siapapun itu, yang pertama dan terakhir senantiasa memberikan kesan tersendiri. Begitu pula dengan membaca cerpen, maka bagian awal dan akhir cerpen harus dapat meninggalkan kesan kuat,” tambah Ajrah.
Rencananya tulisan peserta workshop ini akan dikumpulkan dan dijadikan buku antologi.
“Mari saling menguatkan untuk tugas ini. Agar buku antologi kumpulan cerpen bisa terwujud,” pungkas Asrori di pengujung acara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ilustrasi-menulis-fiksi_20170630_155954.jpg)