Liga Indonesia

Perubahan Regulasi Pemain U-23 Dadakan, ini Kritik Persela untuk PSSI dan PT LIB

Manajemen Persela Lamongan memberi kritik keras pada PSSI dan PT LIB terkait perubahan regulasi pemain U-23 yang diubah mendadak.

Perubahan Regulasi Pemain U-23 Dadakan, ini Kritik Persela untuk PSSI dan PT LIB
surabaya.tribunnews.com/Erfan Hazransyah
Pelatih Persela Lamongan, Hery Kiswanto 

SURYA.co.id | LAMONGAN - Manajemen Persela Lamongan turut angkat bicara mengenai penangguhan regulasi Pemain U-23 di Liga 1.

Menurut Asisten Manajemen Persela Lamongan, Agus Haryono, terkait pro kontra yang terjadi, seharusnya PSSI dan PT LIB selaku operator Liga terlebih dahulu memanggil dan mengajak berunding perwakilan klub peserta Liga 1.

Sehingga, tidak terkesan seenaknya saja mengubah regulasi yang telah dibuat.

"Harusnya, minimal sebelum ditentukan perubahan regulasi tersebut, klub diajak berbicara sebagaimana dulu saat menentukan aturan tentang penggunaan pemain U-23," kata Agus Haryono pada Surya.co.id, Jumat (30/6/2017) petang.

Hal ini perlu dilakukan agar tak ada anggapan miring atau salah persepsi klub pada operator liga dan juga PSSI

"Seharusnya klub diajak berunding agar tidak ada anggapan negatif tentang perubahan regulasi yang mendadak ini, sebab dengan adanya perubahan regulasi ini akan mengubah pula komposisi pemain yang akan diturunkan, dan klub perlu persiapan," ujarnya.

Meski terbilang kurang setuju dan keberatan, Agus menuturkan jika Persela pada dasarnya tidak terlalu mempermasalahkan hal tersebut dan akan mengikuti.

"Stok pemain senior kami juga tidak kalah dengan tim yang lain, jadi kami siap saja mau menggunakan regulasi manapun," jelas Agus.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved